Munas PMI XXII: Jusuf Kalla Terpilih Kembali secara Aklamasi sebagai Ketua Umum PMI 2024-2029

- Penulis

Senin, 9 Desember 2024 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jusuf Kalla Saat Menyampaikan LPJ di Munas PMI XXII. Dok: PMI

Jusuf Kalla Saat Menyampaikan LPJ di Munas PMI XXII. Dok: PMI

Jakarta, SUARAMUDA –
Sidang Pleno Kedua Musyawarah Nasional (Munas) ke-22 Palang Merah Indonesia (PMI) memutuskan menerima laporan pertanggungjawaban Ketua Umum PMI Jusuf Kalla, sekaligus menetapkannya kembali sebagai Ketua Umum PMI periode 2024-2029 secara aklamasi.

Keputusan ini diambil dalam Munas yang berlangsung pada 8-10 Desember 2024, dihadiri oleh 490 peserta dari 34 provinsi serta Forum Relawan Nasional (Forelnas).

Menurut Ketua Sidang Pleno Kedua, Adang Rocjana, dukungan mayoritas peserta Munas menjadi dasar kuat untuk penetapan ini. “Semua perwakilan memberikan tanggapan positif terhadap laporan pertanggungjawaban Ketua Umum PMI dan mendukung Jusuf Kalla untuk kembali memimpin PMI,” ungkap Adang, Senin (9/12/2024).

Fachmi Idris, Ketua Panitia Munas, menjelaskan bahwa terdapat dua nama calon ketua umum, yakni Jusuf Kalla dan Agung Laksono. Namun, dukungan yang diperoleh Jusuf Kalla melebihi 50 persen, sedangkan Agung Laksono gagal memenuhi batas minimal 20 persen dukungan.

Baca Juga :  WOW MOMENT! Sri Mulyani Resmi Gabung Direksi Gates Foundation — Level Internasional!

“Sesuai Anggaran Rumah Tangga PMI, Jusuf Kalla ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua Umum karena memenuhi syarat dukungan mayoritas,” ujar Fachmi.

Laporan Pencapaian PMI 2019-2024
Dalam laporan pertanggungjawabannya, Jusuf Kalla memaparkan berbagai tantangan dan pencapaian PMI selama lima tahun terakhir. PMI aktif dalam penanganan pandemi COVID-19, mulai dari program vaksinasi, edukasi kesehatan, hingga bantuan pemulasaraan jenazah.

PMI juga terlibat dalam aksi tanggap bencana, seperti distribusi air bersih saat kekeringan, promosi kesehatan, dan penyediaan darah yang aman.

Program inovatif lainnya mencakup adaptasi perubahan iklim dengan menanam 4 juta pohon, edukasi mitigasi bencana untuk masyarakat, serta misi kemanusiaan global, termasuk bantuan ke Gaza.

PMI juga terus menjalin kerja sama dengan pemerintah, sektor swasta, dan lembaga internasional untuk memperkuat operasionalnya.

“PMI tidak hanya hadir saat bencana terjadi, tetapi juga berperan dalam upaya pencegahan melalui edukasi masyarakat. Kepercayaan publik adalah landasan utama bagi keberlanjutan PMI,” ujar Jusuf Kalla.

Dengan kembali terpilihnya Jusuf Kalla, PMI diharapkan mampu terus memperkuat komitmennya terhadap misi kemanusiaan. JK menekankan bahwa keberhasilan PMI adalah hasil kerja kolektif seluruh pengurus dan relawan di seluruh Indonesia.

“Pekerjaan ini bukan dilakukan saya sendiri, tapi kita semua. Demi kemanusiaan, mari kita kerjakan bersama,” tutupnya.

Munas ke-22 PMI menggarisbawahi pentingnya peran PMI dalam penanggulangan dan mitigasi bencana serta penguatan ketahanan masyarakat, menjadikan organisasi ini semakin solid dan berorientasi pada masa depan.

Baca Juga :  Peluang Emas! Jepang Butuh 800 Ribu Pekerja, Indonesia Siap Kirim?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 22:54 WIB

Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB