Peluang Emas! Jepang Butuh 800 Ribu Pekerja, Indonesia Siap Kirim?

- Penulis

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi ikonik Jepang (pinterest)

Ilustrasi ikonik Jepang (pinterest)

SUARAMUDA.NET, MALANG — Jepang tengah menghadapi tantangan besar: populasi yang semakin menua dan tenaga kerja yang terus menyusut.

Demi mengatasi hal itu, Negeri Sakura memproyeksikan kebutuhan tenaga kerja asing dalam jumlah sangat besar dalam lima tahun mendatang.

Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Perlindungan Pekerja Migran, Kemenko PM, Leontinus Alpha Edison, mengungkapkan bahwa peluang ini sangat terbuka lebar bagi pekerja asal Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mereka sudah memproyeksikan kebutuhan ratusan ribu pekerja. Dari diskusi tadi malam, dalam lima tahun ke depan Jepang butuh sekitar 400 ribu pekerja. Bahkan kalau lebih, bisa sampai 800 ribu orang,” ujar Leontinus di Malang, Jumat (8/8/2025).

Baca Juga :  GRAB Golkar ‘Tancap Gas’ Usung Jusuf Hamka: Sinyal Kuat Menuju Pilpres 2029?

Menurutnya, Pemerintah Jepang memiliki ketertarikan khusus pada Pekerja Migran Indonesia (PMI) karena reputasi positif yang telah dibangun selama ini.

“Jepang sangat ingin mengundang PMI, karena kita sudah memberi kesan positif bagi pemerintah mereka. Jadi kerja samanya pasti lewat jalur antar pemerintah (G2G),” jelasnya.

Baca Juga :  Ngobrol Asyik Robaitulloh Salim & Brigjen Dekananto: Bongkar Isu Politik sampai Oligarki!

Leontinus menambahkan, nota kesepahaman atau Memorandum of Cooperation (MoC) antara Indonesia dan Jepang akan berakhir tahun depan.

Untuk itu, pembicaraan perpanjangan kerja sama sudah mulai dilakukan sejak awal tahun ini agar peluang besar ini tidak terlewat.

Dengan kebutuhan tenaga kerja yang fantastis ini, pintu kesempatan bagi warga Indonesia untuk bekerja di Jepang terbuka selebar-lebarnya. Tinggal bagaimana pemerintah dan masyarakat mempersiapkan diri agar bisa memanfaatkannya. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB