Biar Kamu Tahu, Ini Alasan Presiden Prabowo Wajibkan Para Menteri Pakai ‘Maung’ Jadi Mobil Dinas

- Penulis

Sabtu, 2 November 2024 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, KOTA SEMARANG — Para menteri di Kabinet Merah Putih harus mengucapkan ‘good by’ pada mobil dinas menteri di era Jokowi. Kenapa begitu? Ya karena, para menteri era Jokowi pakai mobil dinas Toyota Crown produksi Jepang, dan sekarang mereka akan mengendarai mobil buatan dalam negeri.

Jadi, Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu-lah yang menyatakan bahwa Presiden Prabowo telah melarang para menteri kabinetnya untuk menggunakan mobil mewah impor.

Seperti disampaikan, mulai minggu depan seluruh anggota kabinet harus menggunakan mobil dinas menteri buatan dalam negeri, yaitu Maung, yang diproduksi oleh PT Pindad.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pak Prabowo sudah menyampaikan bahwa mulai minggu depan tidak ada lagi kendaraan impor untuk pejabat tinggi dan menteri, ini luar biasa,” kata Anggito, seperti dilansir dari Tempo.co.

Dan tidak hanya para menteri yang diwajibkan menggunakan ‘Maung’, melainkanl juga para pejabat teras di Kabinet Merah Putih. Semuanya akan dilarang menggunakan mobil mewah buatan luar negeri.

Baca Juga :  Perhatian Buat Kamu yang Mau Ekspor Kelapa, Nanti Bakal Kena Pajak!

Lalu, apa alasannya?

Masih menurut Anggito, alasan Prabowo mengharuskan para pejabat menggunakan mobil buatan dalam negeri adalah untuk mendorong kemandirian industri otomotif nasional.

Langkah ini akan menjadi upaya maksimal dalam mewujudkan pengembangan kendaraan taktis militer dan kendaraan sipil secara utuh, mulai dari desain konsep hingga produksi massal.

Sebagai informasi, PT Pindad telah merancang mobil dengan tingkat komponen dalam negeri hingga 70%, yang dikembangkan oleh Profesor Sigit Santosa dari Institut Teknologi Bandung (ITB) selaku Direktur Teknologi dan Pengembangan Pindad.

Prabowo sendiri sudah memberikan contoh secara langsung. Beberapa kali ia terlihat menggunakan Pindad MV3 Garuda Limousine. Salah satunya saat pelantikan dirinya sebagai presiden pada 20 Oktober 2024 lalu.

Baca Juga :  Menanti Keteladanan Prabowo dalam Mengurai Konflik

Prabowo juga menggunakan mobil ini saat kegiatan semi militer di Magelang pada 25 – 27 Oktober 2024 lalu.

Jenis mobil diproduksi PT Pindad

Meski mengatakan bahwa Prabowo mewajibkan para menterinya untuk menggunakan Maung sebagai mobil dinas menteri, Anggito tidak menyebutkan jenis Maung yang akan dipilih.

Untuk diketahui, mobil penumpang yang diproduksi oleh PT Pindad adalah MV3 atau Maung dengan tiga pilihan, yaitu Maung Tangguh, Maung Jelajah, dan Maung Komando.

Masing-masing pilihan memiliki kelebihan yang berbeda. Maung Tangguh didesain tanpa pintu untuk pengemudi dan penumpang, Maung Jelajah dilengkapi dengan atap Soft Top, dan Maung Komando dilengkapi dengan atap Hard Top.

Sementara itu, ada juga tipe MV3 Garuda Limousine yang dikembangkan khusus untuk mobil kepresidenan karena antipeluru dan dapat dipacu hingga kecepatan 100 kilometer per jam. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB