Rapat Baleg, Hindun Anisah Suarakan RUU PPRT dan RUU Masyarakat Adat Jadi Prioritas Prolegnas 2025-2029

- Penulis

Selasa, 29 Oktober 2024 - 18:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hindun Anisah/ dok: istimewa

Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hindun Anisah/ dok: istimewa

SUARAMUDA, JAKARTA — Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hindun Anisah mendorong beberapa RUU yang akan dijadikan RUU Prioritas dialam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) tahun 2025-2029.

“Kami mendorong agar RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) dan RUU Masyarakat Adat jadi prioritas Prolegnas 2025-2029, selain RUU Perkumpulan dan RUU Kesetaraan Gender,“ ungkap Hindun, usai rapat Baleg, Selasa (29/10/2024) di gedung DPR RI Senayan Jakarta.

Baca Juga :  Hindun Anisah Ajak Generasi Muda Perkokoh Persatuan Bangsa

Hindun berharap, beberapa RUU yang urgen dan telah dinanti masyarakat segera direspon untuk dibahas dan ditetapkan menjadi UU. Pasalnya, konflik agraria masyarakat adat kerap kali terjadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hindun juga sangat mendukung RUU PPRT karena selain sesuai misi peran keluarga, PRT juga harus diberikan rasa aman dan nyaman di lingkungan keluarga tempatnya bekerja.

“Mengingat, Indonesia sebagai pengirim domestic worker di 12 negara penempatan dengan jumlah 108.477 (pada Januari sampai Agustus 2024) khusus perempuan di sektor informal, negara penempatan harus punya UU pelindungan tenaga kerja domestik,” tandas anggota Komisi IV DPR RI ini.

Baca Juga :  Kembali Marak Wabah PMK, Hindun Anisah Minta Kementan segera Lakukan Vaksinasi

Terkait RUU Perkumpulan, Hindun juga meminta agar keberadaan UU Perkumpulan tidak menggantikan UU Ormas.

“Ormas sudah ada sejak sebelum Indonesia merdeka. Dan RUU Perkumpulan penting tapi tidak menggantikan UU Ormas yang sudah terlebih dulu ada,”pungkasnya. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB