Angka Kemiskinan di Kabupaten Pekalongan Terus Menurun, Pemkab Gelar Rakor TKPK

- Penulis

Jumat, 11 Oktober 2024 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, KAB PEKALONGAN – Tingkat kemiskinan di Kabupaten Pekalongan menunjukkan tren penurunan yang signifikan dari tahun ke tahun.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada Maret 2024, persentase penduduk miskin di wilayah tersebut turun menjadi 8,95 persen, lebih rendah dibandingkan angka kemiskinan Jawa Tengah sebesar 10,47 persen dan nasional yang mencapai 9,03 persen.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapperida) Kabupaten Pekalongan, Trisno Suharsanto, menyampaikan data ini dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) yang digelar di Aula Lantai 3 Setda Kabupaten Pekalongan, Selasa (08/10/2024).

Ia menambahkan bahwa angka kemiskinan di Pekalongan terus mengalami penurunan sejak tahun 2021, di mana pada tahun itu tercatat 10,57 persen, kemudian turun menjadi 9,67 persen pada 2022 dan 2023.

Rakor ini diadakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan sebagai bagian dari upaya untuk terus menekan angka kemiskinan, terutama di desa-desa dengan kemiskinan ekstrem.

Dalam acara tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar, membuka acara dan menghadirkan narasumber dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah untuk membahas strategi perbaikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Dalam sambutannya, Sekda M. Yulian Akbar menyoroti beberapa tantangan yang dihadapi pemerintah daerah, seperti peningkatan angka pemutusan hubungan kerja (PHK), deflasi yang telah berlangsung selama lima bulan berturut-turut, dan penurunan daya beli masyarakat.

Ia berharap melalui Rakor ini, pemerintah daerah bersama stakeholder dapat merumuskan langkah-langkah strategis untuk menanggulangi kemiskinan di Kabupaten Pekalongan.

“Kita harus mengevaluasi apa yang telah dilakukan dan merencanakan langkah-langkah baru untuk 2025 demi melayani warga yang masih membutuhkan dukungan,” ujar M. Yulian Akbar.

Rakor ini juga bertujuan untuk mendapatkan masukan dari berbagai pihak terkait, guna memperkuat komitmen dalam pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Pekalongan.

Baca Juga :  Pemprov Sumut Dorong GAMKI Berkontribusi dalam Pembangunan Daerah

Salah satu fokus diskusi adalah menentukan lokus desa miskin pada tahun 2025, serta memperbarui data kemiskinan hingga ke tingkat desa, sebagai bagian dari kolaborasi multisektor yang diharapkan dapat mempercepat penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Pekalongan.

Dengan sinergi yang kuat dari seluruh elemen pemerintah dan masyarakat, diharapkan tingkat kemiskinan di Kabupaten Pekalongan terus menurun, mewujudkan kesejahteraan yang lebih merata di masa mendatang. (Red) 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRT Trans Jateng Koridor Jekuti Segera Hadir? Jepara Sudah Siap, Kudus Menunggu, Pati Masih Tahap Masterplan
Pajak Kendaraan Banyak Nunggak, Bapenda Jateng Siapkan Jurus Baru Libatkan RT hingga RW
Wali Kota Agustina Antar Semarang Sabet PAPTI Award 2026, Dinobatkan Jadi Kota Terandal!
Pati Bersiap Punya Pabrik Tas dan Koper Raksasa! Investor China Bidik Serap 3.500 Pekerja Lokal
FKUB Kota Semarang Perkuat Toleransi Lewat Dialog Lintas Agama, Libatkan Pemerintah, DPRD, Akademisi, dan Tokoh Agama
Kejati Jateng Mulai ‘Resik-Resik’ SPPG, Semua Diperiksa dari Dekat!
Sulap Sampah Jadi Rupiah, Pemuda Disabilitas Sukoharjo Sukses Gelar Pameran Seni Ekologis dan Resmikan Unit Usaha
Warga Jateng, Masih Ingat Jateng Valley di Hutan Penggaron? Proyek Rp2 Triliun yang Kini Terbengkalai
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 05:40 WIB

BRT Trans Jateng Koridor Jekuti Segera Hadir? Jepara Sudah Siap, Kudus Menunggu, Pati Masih Tahap Masterplan

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:03 WIB

Pajak Kendaraan Banyak Nunggak, Bapenda Jateng Siapkan Jurus Baru Libatkan RT hingga RW

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:28 WIB

Wali Kota Agustina Antar Semarang Sabet PAPTI Award 2026, Dinobatkan Jadi Kota Terandal!

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:30 WIB

Pati Bersiap Punya Pabrik Tas dan Koper Raksasa! Investor China Bidik Serap 3.500 Pekerja Lokal

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:51 WIB

FKUB Kota Semarang Perkuat Toleransi Lewat Dialog Lintas Agama, Libatkan Pemerintah, DPRD, Akademisi, dan Tokoh Agama

Berita Terbaru

Pemain muda Tim Spanyol, Lamine Yamal. (dok istimewa)

KABAR NUSANTARA

Selamat! Akhirnya Spanyol Juara!

Senin, 20 Jul 2026 - 09:38 WIB