Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Pondasi Generasi Muda dalam Menghadapi Globalisasi

- Penulis

Kamis, 3 Oktober 2024 - 01:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Aisya Sabrinannisa, email: aisyasabrinannisaz@gmail.com

SUARAMUDA, KOTA SEMARANG — Di tengah era globalisasi yang semakin melanda ini, tentunya ada banyak keresahan yang mulai muncul di masyarakat. Mulai dari pengaruh budaya luar yang tidak sesuai dengan masyarakat Indonesia, etika yang mulai dilupakan, serta masih banyak lagi.

Lantas, apa langkah tepat yang dapat diambil pemerintah maupun masyarakat dalam mengahadapi globalisasi ini?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di antara banyaknya solusi, Pendidikan Kewarganegaraan mungkin bisa menjadi salah satunya. Mata pelajaran yang selalu diajarkan sejak bangku sekolah dasar hingga bangku perkuliahan ini ternyata memiliki pengaruh besar dalam pembelajarannya. Karena secara singkat, Pendidikan Kewarganegaraan membahas dua garis besar.

Baca Juga :  Cerita Nanang Soal Dugaan Pungli Oknum Kampus Kesehatan di Mataram: Ngeri!

Pertama, Pendidikan Kewarganegaraan mengajarkan tentang nilai dan norma norma masyarakat Indonesia yang tertulis dalam Pancasila. Pancasila sebagai dasar negara Indonesia menjadi acuan utama dalam berwaraganegara.

Dengan adanya pembelajaran tentang nilai dan norma-norma dalam Pancasila ini, tentunya generasi muda memiliki benteng atau pondasi untuk menghadapi globalisasi dunia. Sehingga nantinya, budaya luar yang masuk tidak mudah merusak karakter bangsa.

Kedua, Pendidikan Kewarganegaraan mengajarkan sistem pemerintahan dan demokrasi. Di era globalisasi yang semakin pesat ini, tentunya ada banyak sektor yang terpengaruhi. Mulai dari ekonomi, budaya, maupun politik atau sistem pemerintahan.

Baca Juga :  Doa yang Diabaikan, Negara yang Kehilangan Nurani

Negara yang memiliki sistem pemerintahan sosialis-komunis ataupun liberalis tentunya tidak sesuai dengan pemerintahan Indonesia.

Dengan adanya pembelajaran ini, generasi muda jadi memiliki gambaran tentang demokrasi dan sistem pemerintahan yang boleh ataupun dilarang dalam pemerintahan Indonesia. Begitupun dalam mengambil hal-hal baik dari globalisasi dunia yang bisa diterapkan dalam sistem pemerintahan Indonesia. (Red)

 

Ilustrasi/ gambar: pinterest

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketika Negara Sibuk Menjaga Perbatasan, Siapa yang Menjaga Pikiran Warganya?
Ketika Jas Putih Ikut Berdarah, Kematian dr. Icha dan Cermin Buram Empati Kita
Giliran Bayar Tak Boleh Telat, Giliran Listrik Mati Disuruh Maklum
Rupiah, Ekspor, dan Masa Depan Ekonomi Indonesia: Jangan Terjebak pada Angka Semata
Mencermati Dugaan Intervensi Politik di Balik Aksi Mahasiswa Kendal
Ruang Lingkup Ekonomi Manajerial dan Alat Pengambilan Keputusan di Era Digital
Pengaruh Nilai Guna Marjinal terhadap Perilaku Konsumen dan Keputusan Pembelian
Ekonomi Digital dan Masa Depan Bisnis di Era E-Commerce
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:50 WIB

Ketika Negara Sibuk Menjaga Perbatasan, Siapa yang Menjaga Pikiran Warganya?

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:25 WIB

Ketika Jas Putih Ikut Berdarah, Kematian dr. Icha dan Cermin Buram Empati Kita

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:34 WIB

Giliran Bayar Tak Boleh Telat, Giliran Listrik Mati Disuruh Maklum

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:23 WIB

Rupiah, Ekspor, dan Masa Depan Ekonomi Indonesia: Jangan Terjebak pada Angka Semata

Senin, 22 Juni 2026 - 17:22 WIB

Mencermati Dugaan Intervensi Politik di Balik Aksi Mahasiswa Kendal

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Minggu, 28 Jun 2026 - 09:08 WIB

LINTAS AKADEMIKA

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”

Minggu, 28 Jun 2026 - 08:47 WIB