Cerita Nanang Soal Dugaan Pungli Oknum Kampus Kesehatan di Mataram: Ngeri!

- Penulis

Selasa, 24 Desember 2024 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Pinterest

Ilustrasi: Pinterest

SUARAMUDA, MATARAM – Salah seorang pemuda bernama Nanang Sofian, Minggu (22/12/2024), menceritakan dugaan pungli yang dilakukan oknum kampus kesehatan yang ada di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ia menjelaskan, dugaan ini dilakukan oleh oknum kampus kesehatan kepada para mahasiswa dengan iming-iming akan diberikan Beasiswa KIP.

“Satu mahasiswa ditarik pungli, hingga mencapai puluhan juta rupiah, “paparnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nanang juga mengungkapkan bahwa kasus pungli ini begitu sistematis. Karena hampir setiap tahun masalah ini selalu muncul manakala ada penerimaan mahasiswa baru di kampus tersebut.

Baca Juga :  Pelajaran Penting dari Dirut PT Agrinas: Karena Malu Tak Ada Progres, Joao Pilih Mundur. Bagaimana dengan Kamu?

Saat ditanya mengenai langkah yang ingin di ambil, Nanang menjawab bahwa pihaknya akan membentuk aliansi untuk melaporkan masalah ini kepada Ombudsman NTB, Polda NTB, dan Kejati NTB.

Ilustrasi dari Pinterest

“Kami sedang mengumpulkan tambahan bukti untuk membawa masalah ini pada ranah hukum, “tegasnya.

Nanang juga menjelaskan bahwa dirinya pernah dipanggil oleh pihak kampus dengan alasan mengklarifikasi terkait dengan masalah tersebut.

Namun alih-alih mendapatkan klarifikasi, dirinya malah mendapatkan ancaman akan dilaporkan oleh pihak kampus.

Baca Juga :  Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan Popular Government Institution 2025 dari The Iconomics

Nanang menambahkan, pihak kampus beralasan bahwa uang yang ditarik dari mahasiswa adalah dana sumbangan pembangunan dan daftar ulang dari mahasiswa.

Akan tetapi dari angka 10 sampai 15 juta, kampus tidak mengeluarkan kuitansi sebagai bukti pembayaran oleh mahasiswa, kalaupun itu adalah uang pembangunan.

“Bahkan kuitansi yang di keluarkan oleh kampus cuman 3 juta dari angka puluhan juta yang mahasiswa bayar, “ungkapnya.

“Secepatnya kami akan melakukan pelaporan terkait masalah ini, ” tutup Nanang. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Menghemat Anggaran, Menekan Food Waste: Kantin Sekolah adalah Jalan Tengah MBG
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Filosofi “Haha-Hihi” Purbaya: Belajar Tenang di Tengah Badai
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Senin, 21 September 2026 - 21:50 WIB

Menghemat Anggaran, Menekan Food Waste: Kantin Sekolah adalah Jalan Tengah MBG

Minggu, 20 September 2026 - 22:54 WIB

Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 18:53 WIB

Filosofi “Haha-Hihi” Purbaya: Belajar Tenang di Tengah Badai

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB