Pemkab Kebumen Raih Anugerah Merdeka Belajar 2024 dari Kemendikbudristek, Selamat!

- Penulis

Minggu, 7 Juli 2024 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA – Pemerintah Kabupaten Kebumen terus berupaya menorehkan prestasinya di kancah nasional. Kali ini prestasi berhasil diraih di bidang pendidikan, yakni mendapat Anugerah Merdeka Belajar 2024 Katagori Transformasi SDM Pendidikan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Anugerah bergengsi yang dihadiri langsung Mendikbudristek Nadiem Makarie itu disampaikan Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek Nunuk Suryani kepada Bupati Kebumen Arif Sugiyanto di JCC Plenary Hall-Jakarta Convention Center, Jum’at malam (05/07/2024).

Bupati Arif menyampaikan, rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam mewujudkan visi pendidikan yang berkualitas di Kabupaten Kebumen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penghargaan itu didapat karena program guru penggerak yang telah dirintis dan implementasikan.

“Dalam hal peningkatan kualitas SDM Pendidikan, Pemkab Kebumen terus berupaya menjadikan guru penggerak sebagai motor penggerak untuk mengimplementasikan apa yang dimaksud dengan kurikulum Merdeka Belajar yang berorentasi pada murid,” ujar Bupati Arif.

Ia menuturkan, setiap tahun pihaknya terus menambah para calon guru penggerak (CGP) melalui lokakarya CGP yang saat ini sudah masuk angkatan XI.

Baca Juga :  Hebat! Tuli Tapi Berprestasi, Ini Dia Timnas Bola Basket Tuli Indonesia

Dia bahkan menuturkan, tingkat kelulusan CGP di Kebumen menjadi yang terbanyak di Jawa Tengah.

“Alhamdulillah ini prestasi yang luar biasa. Itu artinya kualitas SDM pendidikan kita bagus. Guru-guru kita cerdas, punya kemampuan yang bagus, baik secara skil individu maupun kelompok dalam memberikan pembelajaran terhadap murid,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kebumen Yanie Giat Setyawan mengatakan, salah satu faktor penilaian dari penghargaan ini adalah, banyaknya guru penggerak di Kebumen yang diangkat menjadi Kepala Sekolah.

“Selain menjadi guru, mereka para guru penggerak kita juga banyak yang diangkat menjadi Kepala Sekolah. Dan kita memang paling banyak untuk tingkat kelulusan calon guru penggerak di Jateng,” ucapnya.

Ia menyebut, total guru penggerak di Kebumen saat ini ada ribuan. Ada 680 di antaranya mereka telah menyelesaikan pendidikan, dengan rincian 196 menjadi Kepala Sekolah, Guru Mapel 222, dan Guru Kelas 260.

Baca Juga :  Tiga Eks Kader PDIP Loncat ke PSI, Puan Santai: “Monggo Saja”

Kemudian yang sedang mengikuti pendidikan angkatan X ada 262 guru, angkatan XI ada 348 guru, dan yang sudah lulus seleksi tapi belum menjalani pendidikan hampir 200-an.

“Guru penggerak ini pioner perubahan pembelajaran. Alhamdulillah sudah mengimbas ke guru non penggerak, untuk berubah dalam pembelajaran yang lebih berpihak kepada murid,” ucapnya.

Suseno salah seorang guru penggerak yang menjadi Kepala SMPN 2 Rowokele turut menyampaikan selamat kepada Pemkab Kebumen atas prestasi yang diraih, sekaligus terima kasih atas perhatiannya terhadap para guru di Kebumen. Khususnya guru penggerak.

“Kami ucapkan selamat dan terima kasih kepada Bupati Kebumen yang telah menjadikan guru penggerak sebagai pemimpin pembelajaran, tidak hanya di kelas, tapi juga sebagai Kepala sekolah. Dan kami bangga menjadi bagian dari transformasi pendidikan di Kebumen,” ucapnya.

“Semoga penghargaan ini bisa menambah semangat bagi para guru, dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sehingga melahirkan murid sesuai profil pelajar Pancasila,” tukasnya. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB