Guys! Di Usia Berapa Kamu Tahu, Kalau Pesantren Al Kahfi Somalangu Kebumen Adalah Pesantren Tertua di Jateng, Bahkan di Asia Tenggara?

- Penulis

Sabtu, 19 Oktober 2024 - 23:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi santri/ sumber; pinterest

Ilustrasi santri/ sumber; pinterest

SUARAMUDA, KOTA SEMARANG — Membaca artikel yang tayang di detik.com, Kamis (17/10) tentang Pesantren Al Kahfi Somalangu sebagai pesantren tertua menjadi makin tertarik untuk menyimak lebih jauh?

Yang ada di otak kita, muncul pertanyaan besar, apa iya Pesantren Al Kahfi Somalangu Kebumen adalah pesantren yang tertua di Jawa Tengah?

Tapi portal berita online ‘tercepat’ dalam hal tayang ini menulis bahwa dari banyaknya pesantren di Jawa Tengah, Pesantren Al Kahfi Somalangu Kebumen disebut telah berdiri sejak ratusan tahun lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Media itu bahkan menyebut, Pondok Pesantrean Al Kahfi Somalangu adalah pesantren yang tertua di Jawa Tengah, bahkan tertua di Asia Tenggara.

Sejarah Pesantren

Dikutip dari website Pesantren Al Kahfi Somalangu, Pesantren Alkahfi Somalangu adalah salah satu pondok pesantren tertua dan bersejarah di Asia Tenggara yang masih aktif hingga sekarang.

Pesantren ini terletak di desa Sumberadi, Kebumen, Jawa Tengah, dan didirikan pada 25 Sya’ban 879 H, yang bertepatan dengan Rabu, 4 Januari 1475 M.

Baca Juga :  Mau Menjadi Indonesia Hebat? Jalankan 7 Kebiasaan Anak Indonesia

Pendiri pesantren ini adalah Sayid Muhammad Ishom Al-Hasani, yang lebih dikenal dengan nama Sayid Abdul Kahfi Al-Hasani, yakni seorang ulama asal Hadhramaut, Yaman, yang lahir pada 15 Sya’ban 827 H di kampung Jamhar, Syihr.

Tahun dan waktu berdirinya pesantren ini tercatat pada sebuah prasasti batu Zamrud Siberia (Emerald Fuchsite) seberat 9 kg yang berada di dalam masjid pesantren.

Prasasti ini mengandung unsur kimia seperti Al, Cr, H, K, O, dan Si, serta menampilkan gambar hewan Bulus berkaki tiga.

Prasasti tersebut memuat tulisan dalam huruf Jawa dan Arab. Huruf Jawa mencantumkan tahun dengan bunyi “Bumi Pitu Ina,” sementara tulisan Arab menjelaskan makna candra sengkala dalam kalender Hijriyah.

Angka dan tanggal yang tertera pada prasasti itu menunjukkan tanggal 25 Sya’ban 879 H.

Sayid Abdul Kahfi Al-Hasani adalah anak sulung dari lima bersaudara. Ayahnya bernama Sayid Abdur Rasyid bin Abdul Majid Al-Hasani dan ibunya adalah Syarifah Zulaikha binti Mahmud bin Abdullah bin Sayid Shahabuddin Al-Huseini, seorang qodhi di Inath.

Baca Juga :  Kemenag Terbitkan Edaran Panduan Makan Bergizi Gratis di Lingkungan Pesantren

Sayid Abdur Rasyid, ayah dari Sayid Abdul Kahfi, adalah keturunan ke-22 dari Rasulullah Saw melalui Sayidina Hasan ra., dengan jalur keturunan yang berhubungan dengan Sayid Abdul Bar, putra Sayid Abdul Qadir al-Jaelani al-Baghdadi.

Sayid Abdul Kahfi Al-Hasani tiba di Jawa pada tahun 852 H/1448 M pada masa pemerintahan Prabu Kertawijaya dari Majapahit, yang juga dikenal sebagai Prabu Brawijaya I (1447-1451).

Sejak pendiriannya, pesantren ini diasuh oleh keturunan laki-laki pertama. Saat ini, Pesantren Alkahfi diasuh oleh KH. Afifudin Chanif Al-Hasani, yang merupakan generasi ke-16 dari pendiri pesantren pertama.

Nah, sampai sini, apakah kamu udah percaya? Jika masih ragu, tak ada salahnya kita ‘sowan’ ke Pesantren Al Kahfi Somalangu Kebumen Jawa Tengah. Mau? (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dwi Sangita: Kongres XX IPPNU Harus Jawab Tantangan Pelajar Perempuan
Puteri Anggraini Kurniawan Rilis Single ‘Drama Pagi’, Jadi Penyemangat di Tengah Hiruk-Pikuk Pekerjaan
Ketua IPPNU Jateng: Ratusan Kader Dikerahkan untuk Matangkan Persiapan Kongres XX di Kendal
Tantangan Kreator Pemula dan Pentingnya Cara Kerja Video Editing di Era Digital
150 Tahun Batik Gan: Dari Rumah di Pekalongan, Menembus Museum Dunia
Gali Lurus dari Jakarta, Ternyata Bisa Muncul di Kolombia! Kalau dari Papua, Tembus Mana?
PSHW TM Lamongan Turunkan 6 Pendekar di IPSI Lamongan Megilan Cup 2026
Rafty Raf Rilis Single Kedua ‘Cinta Dia & Dirimu’, Bawa Kisah Cinta yang Datang di Waktu yang Salah
Berita ini 26 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:41 WIB

Dwi Sangita: Kongres XX IPPNU Harus Jawab Tantangan Pelajar Perempuan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Puteri Anggraini Kurniawan Rilis Single ‘Drama Pagi’, Jadi Penyemangat di Tengah Hiruk-Pikuk Pekerjaan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Ketua IPPNU Jateng: Ratusan Kader Dikerahkan untuk Matangkan Persiapan Kongres XX di Kendal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Tantangan Kreator Pemula dan Pentingnya Cara Kerja Video Editing di Era Digital

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:15 WIB

150 Tahun Batik Gan: Dari Rumah di Pekalongan, Menembus Museum Dunia

Berita Terbaru

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (The Nation)

KILAS GLOBAL

Gokil! Trump Mau Ganti Nama Samudra Atlantik Jadi Samudra Trump

Senin, 12 Okt 2026 - 15:28 WIB

Salah satu destinasi wisata di Pulau Bali. (Gambar: pinterest)

KABAR NUSANTARA

Bali Jadi Tuan Rumah New Asia Forum, Indonesia Bidik Investor Kelas Kakap

Minggu, 11 Okt 2026 - 08:02 WIB