Tani Merdeka Sultra Apresiasi Ekspor 1.000 Ton Beras ke Malaysia

Ekspor beras ke Malaysia dinilai menjadi bukti surplus produksi nasional sekaligus momentum meningkatkan daya saing dan kesejahteraan petani Indonesia

- Penulis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, KENDARI — Pemerintah Indonesia resmi mengekspor beras ke Malaysia dengan pengiriman perdana sebanyak 1.000 ton beras pada Rabu (19/8/2026).

Capaian ini berhasil diraih setelah produksi beras mencatatkan surplus. Langkah tersebut menandai kesiapan pasokan pangan dalam negeri untuk mulai merambah pasar internasional.

Ketua DPD Tani Merdeka Provinsi Sulawesi Tenggara, La Ode Abdul Muis, ST, mengatakan ekspor beras ke Malaysia menjadi bukti bahwa produksi beras nasional mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, sekaligus memasok kebutuhan pasar internasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini prestasi yang sangat menggembirakan. Tani Merdeka Sulawesi Tenggara sangat mengapresiasi keberhasilan pemerintah melakukan ekspor beras ke Malaysia. Ini bukti bahwa sektor perberasan mengalami kemajuan yang pesat,” kata Abdul Muis dalam keterangannya, Jumat (21/8/2026).

Baca Juga :  Biaya Haji 2026 Resmi Dirilis Presiden Prabowo, Ini Daftar Lengkapnya!

Menurutnya, ekspor tersebut juga menjadi momentum penting untuk meningkatkan kepercayaan diri petani Indonesia. Kemampuan menembus pasar internasional menunjukkan bahwa produksi beras nasional semakin berdaya saing.

“Ekspor beras ini harus menjadi kebanggaan, terutama bagi petani. Mereka adalah aktor utama yang menghasilkan beras sehingga surplus tercapai. Oleh karenanya, peningkatan produksi dan produktivitas harus terus diikuti dengan peningkatan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Abdul Muis menyebut bahwa produksi beras nasional pada 2026 diperkirakan stabil, tidak terlalu terdampak oleh El Nino. Kondisi inilah yang menjadi salah satu dasar pemerintah membuka ruang ekspor.

Abdul Muis juga mengapresiasi langkah pemerintah yang terus memperkuat cadangan beras nasional. Menurutnya, stok beras yang berada di Bulog hingga saat ini mencapai sekitar 5,2 juta ton, sehingga memberikan ruang yang lebih kuat bagi pemerintah dalam menjaga pasokan dalam negeri sekaligus merambah pasar ekspor.

Baca Juga :  Kabar Lelayu! Raja Keraton Surakarta Pakubuwono XIII Mangkat, Solo Berduka!

“Prestasi ekspor ke Malaysia ini harus menjadi awal dan kedepan makin ditingkatkan. Kita harus menjadi negara yang mampu swasembada dan menjadi negara eksportir beras yang kuat,” tegasnya.

Tani Merdeka Sulawesi Tenggara, lanjut Abdul Muis, siap mendukung berbagai kebijakan pemerintah yang bertujuan memperkuat produksi pangan nasional.

“Kalau produksi terus meningkat, ekspor berkembang, dan harapannya kesejahteraan petani terus meningkat. Petani harus menjadi bagian utama dari keberhasilan ekspor pangan Indonesia,” pungkasnya. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 54 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 22:54 WIB

Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB