Semarak HUT RI ke-81, KBRI Tunis dan PPI Tunisia Gelar Merdeka Summer Run & Clean The City

Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Tunisia diisi olahraga dan aksi bersih-bersih lingkungan, sekaligus mengajak generasi muda mengenang sejarah perjuangan Indonesia.

- Penulis

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, TUNIS — Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di Tunisia.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tunis membuka rangkaian peringatan kemerdekaan melalui kegiatan Merdeka Summer Run dan Clean The City of Tunis pada Sabtu (8/8), yang melibatkan ratusan warga negara Indonesia, termasuk mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Tunisia.

Kegiatan olahraga dan aksi kebersihan lingkungan tersebut mengambil rute yang sarat makna sejarah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan dimulai dari kawasan Patung Ibnu Khaldun di Jalan Habib Bourguiba, salah satu pusat Kota Tunis, hingga berakhir di Jalan Sukarno, kawasan Lac 1, Tunis.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi, turut memimpin langsung kegiatan Merdeka Summer Run dan aksi Clean The City of Tunis.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi ruang untuk mempertemukan semangat kebangsaan dengan kepedulian terhadap kesehatan dan lingkungan.

Setelah kegiatan Merdeka Summer Run, KBRI Tunis melanjutkan rangkaian kegiatan dengan aksi Clean The City di kawasan pinggir pantai Lac 1, Tunis, Tunisia.

Kawasan tersebut merupakan salah satu kawasan diplomatik dan strategis di Tunis, tempat berdirinya kantor KBRI Tunis dan Wisma Duta Besar Republik Indonesia untuk Tunisia.

Istimewanya, Jalan Sukarno juga berada di kawasan Lac 1, yang dikenal sebagai salah satu kawasan yang berkembang menjadi pusat bisnis dan diplomatik di Tunis.

Baca Juga :  Begini Cara Baru Menikmati Jakarta di Musim Libur Nataru 2026: Keliling Kota dengan Bis Tingkat!

Pemilihan kawasan tersebut dalam aksi kebersihan sekaligus memberikan makna simbolik, karena nama Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, memiliki hubungan historis dengan perjuangan kemerdekaan Tunisia dan bangsa-bangsa Asia-Afrika.

Dalam kegiatan Clean The City, para peserta membersihkan kawasan pinggir pantai sepanjang kurang lebih 4 kilometer.

Aksi tersebut dimulai dari kawasan Lac 1 dan berakhir di Wisma Duta Besar Republik Indonesia untuk Tunisia.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya KBRI Tunis dan PPI Tunisia untuk menanamkan sekaligus mendorong kepedulian mahasiswa Indonesia di Tunisia terhadap kebersihan lingkungan.

Para mahasiswa diajak untuk tidak hanya menjadi warga pendatang yang tinggal dan belajar di Tunisia, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan tempat mereka hidup.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi, menekankan bahwa peringatan kemerdekaan tidak seharusnya berhenti pada seremoni, tetapi juga menjadi momentum untuk kembali memahami sejarah perjuangan bangsa sekaligus menerjemahkan semangat kemerdekaan ke dalam tindakan nyata.

Menurut Zuhairi, peringatan kemerdekaan menjadi kilas balik perjuangan para pahlawan Indonesia yang telah mengerahkan segenap jiwa dan raganya demi kemerdekaan Indonesia.

Perjuangan tersebut merupakan nilai yang mahal dan tidak mudah ditemukan, sehingga sebagai bangsa Indonesia, kemerdekaan harus dirawat melalui berbagai kegiatan positif.

“Jangan sampai generasi muda sekarang kehilangan kesadaran sejarah. Kalian adalah penerus bangsa yang akan menjalankan roda estafet kepemimpinan selanjutnya. Maka, peringatan kemerdekaan ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa apa yang dilakukan oleh para pahlawan kita adalah suatu hal yang sangat berharga dan harus kita jaga dengan sebaik-baiknya,” tegas Zuhairi dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Ratusan Diaspora Indonesia di Tunisia Semarakkan HUT RI ke-81

Ia juga menilai bahwa hubungan Indonesia dan Tunisia memiliki akar sejarah yang kuat. Semangat kemerdekaan Indonesia, menurutnya, turut memberikan inspirasi bagi perjuangan bangsa-bangsa lain untuk memperoleh kemerdekaan, termasuk Tunisia.

“Indonesia dan Tunisia mempunyai sejarah perjuangan yang sama-sama penting. Karena itu, generasi muda Indonesia di Tunisia perlu memahami bahwa mereka tidak hanya sedang belajar di luar negeri, tetapi juga berada di ruang yang memiliki sejarah hubungan kedua bangsa,” lanjutnya.

Selain pesan kebangsaan, kegiatan Merdeka Summer Run dan Clean The City juga membawa pesan mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan lingkungan.

Aktivitas fisik dipilih sebagai bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan untuk mendorong generasi muda Indonesia membangun pola hidup sehat, sementara aksi kebersihan menjadi bentuk kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitar.

Zuhairi menyampaikan bahwa generasi muda membutuhkan keseimbangan antara kesehatan intelektual dan kesehatan fisik. Menurutnya, mahasiswa sebagai kader bangsa harus memiliki tubuh yang sehat agar mampu menjalankan aktivitas akademik maupun memberikan kontribusi sosial secara optimal. (Red)

 

Penulis : Muttaqin Hidayahtullah, mahasiswa Universite de Tunis El-Manar

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)
Netanyahu Naik Podium, Delegasi Indonesia Pilih Walk Out dari Sidang PBB
BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
Berita ini 29 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 09:20 WIB

Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)

Jumat, 25 September 2026 - 07:49 WIB

Netanyahu Naik Podium, Delegasi Indonesia Pilih Walk Out dari Sidang PBB

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Berita Terbaru

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim. (Gambar: Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

KABAR NUSANTARA

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Minggu, 27 Sep 2026 - 11:44 WIB

LINTAS AKADEMIKA

Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)

Minggu, 27 Sep 2026 - 09:20 WIB