Wali Kota Semarang Pastikan Bantuan Operasional RT Rp25 Juta Bermanfaat bagi Warga

- Penulis

Selasa, 28 April 2026 - 07:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Agustina Wilujeng Pramestuti dan Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin / sumber; IG Agustina Wilijeng P

Wali Kota Agustina Wilujeng Pramestuti dan Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin / sumber; IG Agustina Wilijeng P

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Program bantuan operasional RT di Kota Semarang ternyata nggak cuma jadi angka di atas kertas. Duitnya beneran “hidup” di lapangan—mulai dari posyandu yang makin aktif, kerja bakti yang lebih rapi, sampai lingkungan yang kelihatan makin bersih.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menegaskan kalau dana ini sengaja didorong supaya dampaknya langsung terasa oleh warga, bukan sekadar buat urusan administrasi.

“Intinya sederhana: dana RT harus balik lagi ke warga. Dipakai buat lingkungan, bukan cuma laporan,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu dampak paling terasa ada di posyandu. Sekarang kegiatannya makin rutin dan fasilitasnya lebih lengkap.

Timbangan bayi baru? Ada.
Makanan tambahan buat balita? Jalan.
Kegiatan kader? Lebih aktif dari sebelumnya.

RT jadi punya “amunisi” buat bikin pelayanan kesehatan dasar nggak setengah-setengah.

Kerja Bakti Nggak Modal Nekat Lagi

Kalau dulu kerja bakti sering seadanya, sekarang beda cerita. Dana RT bikin kegiatan gotong royong jadi lebih niat.

Baca Juga :  Ya Allah, Ribuan Eks Buruh Sritex Masih Nunggu Pesangon yang Tak Kunjung Cair!

Mulai dari beli sapu, gerobak sampah, sampai cat buat ngecat fasilitas umum—semuanya bisa diwujudkan. Lingkungan pun jadi lebih rapi dan enak dipandang.

Program “Semarang Bersih” juga dikatakan ikut terdorong. Dana RT juga dipakai buat: kegiatan pilah sampah, rawat saluran air kecil, serta mengurangi titik rawan banjir. Hasilnya? Bukan cuma bersih, tapi juga lebih siap hadapi musim hujan.

Angka Tinggi, Tapi Bukan Basa-Basi

Dari total 10.621 RT, sekitar 95,6 persen sudah memanfaatkan dana ini. Artinya, lebih dari 10 ribu RT benar-benar pakai anggarannya. Yang nggak ambil? Cuma sekitar 4,4 persen—itu pun karena sudah punya kas internal yang cukup.

Sisa anggaran yang nggak terpakai juga kecil, sekitar 2,1 persen. Ini jadi sinyal kalau programnya tepat sasaran, bukan buang-buang duit.

“Kalau nggak bermanfaat, pasti banyak yang nolak. Tapi faktanya hampir semua RT pakai,” kata Agustina.

Baca Juga :  Ketua FKUB Kota Semarang Ajak Kolaborasi Tingkatkan Indeks Kota Toleran 2024

Warga: “Ini Dana yang Terasa, Bukan Ngambang”

Ketua RT 02 RW 03 Bambankerep, Sutriyoso, bilang dampaknya langsung terasa di warganya. “Sekarang kami bisa beli perlengkapan kerja bakti dan bikin lomba kebersihan. Warga jadi semangat. Ini dana yang nyata, bukan sekadar lewat,” ujarnya.

Hal serupa juga dirasakan di wilayah lain. Kegiatan posyandu jadi lebih rutin dan terorganisir.

Tahun Ini? Nilainya Makin Gede

Kabar berikutnya, Pemkot Semarang lagi menyiapkan aturan baru. Tahun ini, tiap RT direncanakan bakal dapat bantuan hingga Rp25 juta.

Peraturannya ditargetkan rampung dalam waktu dekat. Artinya, kalau nggak ada halangan, “tenaga tambahan” buat RT bakal segera cair lagi.

Singkatnya, ini bukan program yang cuma bagus di proposal. Di Semarang, dana RT sudah berubah jadi aksi nyata—dan warga jadi aktor utamanya. (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun
Baliho Ultah Jokowi Bikin Riuh, Gerindra Solo Sentil Pemkot: “Pas Prabowo Ulang Tahun Kok Sepi?”
Sidang Sudewo Diserbu Pendukung, Ahmad Husein Muncul Lagi dan Bikin Nazar Tak Biasa
Semarang Makin Dilirik, Wacana Badan Pariwisata Kembali Menguat
Hotel Hyatt Place Segera Hadir di Semarang, Pearl of Java Makin Bergengsi!
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Bikin Kecewa, Gak Pernah Muncul Saat Demo Mahasiswa!
Grebeg Pakujoyo Meriahkan Perayaan Tahun Baru Islam di Gayamsari
Hi, Warga Semarang! New Pasar Maling Kini Kembali Buka di Pasar Johar
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:14 WIB

Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:20 WIB

Baliho Ultah Jokowi Bikin Riuh, Gerindra Solo Sentil Pemkot: “Pas Prabowo Ulang Tahun Kok Sepi?”

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:06 WIB

Sidang Sudewo Diserbu Pendukung, Ahmad Husein Muncul Lagi dan Bikin Nazar Tak Biasa

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:09 WIB

Semarang Makin Dilirik, Wacana Badan Pariwisata Kembali Menguat

Minggu, 21 Juni 2026 - 01:07 WIB

Hotel Hyatt Place Segera Hadir di Semarang, Pearl of Java Makin Bergengsi!

Berita Terbaru