Dari Sekolah ke Dunia Bisnis: Generasi Siap Jadi Pengusaha Indonesia Emas 2045

- Penulis

Rabu, 29 April 2026 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, KENDAL — Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kendal kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem kewirausahaan sejak dini melalui kegiatan “HIPMI Goes to School” yang diselenggarakan pada Senin, 27 April 2026 di SMKN 1 Kendal.

Acara ini dihadiri sekitar 400 orang siswa SMKN 1 Kendal. Mengusung tema “Dari Sekolah ke Bisnis: Generasi Siap Jadi Pengusaha Indonesia Emas”, kegiatan ini ditujukan untuk menanamkan semangat kemandirian ekonomi kepada para siswa sebagai bagian dari upaya menyongsong visi besar Indonesia Emas 2045.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber inspiratif, yakni Gus Fath dengan materi dasar kewirausahaan serta Edy Bagya yang mengupas strategi digital marketing di era modern.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran kedua pembicara ini diharapkan mampu memberikan perspektif yang seimbang antara pondasi bisnis dan adaptasi terhadap perkembangan teknologi, sehingga siswa memiliki bekal yang relevan dengan tantangan zaman.

Ketua Umum BPC HIPMI Kendal Rizky Imhan Rochansa menyoroti peluang besar Indonesia Emas 2045. Ekky juga menyebut bahwasanya jumlah usia produktif saat ini lebih banyak dibandingkan dengan yang tidak produktif. Tentunya, ketika pencari kerja banyak tapi tidak ada lapangan kerja juga akan menjadi masalah.

Baca Juga :  Angka Kemiskinan di Kabupaten Pekalongan Terus Menurun, Pemkab Gelar Rakor TKPK

“SMK disiapkan untuk siap kerja tapi tidak harus bekerja, peluang menciptakan usaha juga diharapkan,” kata Ketua Umum BPC HIPMI Kendal Rizky Imhan Rochansa atau biasa disapa Ekky, di SMKN 1 Kendal, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Senin (27/04/2026).

Ekky juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis organisasi dalam mencetak wirausaha muda dari kalangan pelajar.

Menurutnya, sekolah bukan hanya tempat menyiapkan lulusan untuk mencari kerja, tetapi juga menjadi ruang untuk menumbuhkan keberanian menciptakan peluang usaha secara mandiri.

Gus Fath dalam keterangannya menegaskan pentingnya membangun pola pikir kewirausahaan sejak dini.

“Kewirausahaan bukan hanya soal berdagang, tetapi tentang cara berpikir—berani mengambil peluang, siap menghadapi risiko, dan mampu menciptakan nilai. Siswa harus mulai melihat diri mereka sebagai calon pencipta lapangan kerja, bukan sekadar pencari kerja,” ujarnya.

Sementara itu, Edy Bagya menekankan bahwa perkembangan teknologi digital membuka peluang yang sangat luas bagi generasi muda untuk memulai bisnis.

“Di era sekarang, siapapun bisa memulai usaha dari nol dengan memanfaatkan platform digital. Kuncinya adalah konsistensi, kreativitas dan keberanian untuk mencoba. Anak muda hari ini punya peluang lebih besar dibanding generasi sebelumnya,” jelasnya.

Baca Juga :  Mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Magang di UMKM Cireng Tekdung Bruno, Apa engga malu tuh? Cek selengkapnya!

Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis, tetapi juga dorongan motivasi untuk mulai merancang langkah nyata dalam dunia usaha.

Interaksi langsung dengan para praktisi bisnis menjadi nilai tambah tersendiri yang mampu memperkuat kepercayaan diri siswa dalam menghadapi dunia pasca sekolah.

Program “HIPMI Goes to School” juga menjadi bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan dunia usaha dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan adaptif.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan terjadi percepatan dalam membangun generasi muda yang produktif, inovatif, dan memiliki daya saing tinggi.

Sebagai penutup, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan ekosistem kewirausahaan di lingkungan sekolah, sekaligus memperkuat peran pelajar sebagai bagian penting dari pembangunan ekonomi nasional.

Dengan semangat “Dari Sekolah ke Bisnis”, generasi muda di Kendal diharapkan mampu mengambil peran strategis dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok
Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Minggu, 13 September 2026 - 05:53 WIB

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Sabtu, 12 September 2026 - 11:41 WIB

Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB