Banjir Ganas Terjang Demak! Ribuan Warga Terdampak, Tanggul Jebol—Satu Orang Hilang Misterius

- Penulis

Sabtu, 4 April 2026 - 09:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga menyaksikan tanggul Sungai Tuntang jebol di Desa Trimulyo, Guntur, Demak, Jumat (3/4/2026), yang memicu banjir hingga 1 meter dan merendam permukiman. (Foto: Muhammad Miftahul Khoir/ NUOnline Jateng)

Warga menyaksikan tanggul Sungai Tuntang jebol di Desa Trimulyo, Guntur, Demak, Jumat (3/4/2026), yang memicu banjir hingga 1 meter dan merendam permukiman. (Foto: Muhammad Miftahul Khoir/ NUOnline Jateng)

SUARAMUDA.NET, DEMAK — Banjir besar yang menghantam Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Jumat (3/4) pagi, bikin situasi berubah jadi darurat! Ratusan warga terpaksa angkat kaki dari rumah, sementara satu orang dilaporkan hilang tanpa jejak di tengah derasnya arus yang makin menggila.

Air bah datang bukan tanpa sebab. Hujan deras di wilayah hulu bikin debit air melonjak brutal, hingga akhirnya tanggul di Dukuh Solowere dan Dukuh Selodoko jebol! Seketika, air meluap tanpa ampun dan merendam permukiman warga.

Dampaknya? Gak main-main! Berdasarkan data cepat BPBD Demak, banjir ini menyapu empat kecamatan sekaligus dan menghantam delapan desa. Wilayah yang terdampak meliputi Kecamatan Guntur, Karangtengah, Wonosalam, hingga Kebonagung—semuanya kini berjibaku dengan genangan air yang belum juga surut.

Total korban terdampak mencapai 1.070 kepala keluarga atau sekitar 4.280 jiwa. Dari jumlah itu, 583 warga terpaksa mengungsi ke berbagai titik darurat. Masjid, mushola, hingga balai desa disulap jadi tempat perlindungan sementara dari ancaman banjir yang belum menunjukkan tanda-tanda reda.

Di pengungsian, kondisi juga tak sepenuhnya aman. Sejumlah warga dilaporkan mengalami gangguan kesehatan dan harus mendapat penanganan langsung di lokasi. Tim medis pun terus siaga memberikan layanan di tengah situasi serba terbatas.

Kerusakan yang ditinggalkan banjir ini juga bikin geleng-geleng kepala. Sedikitnya 1.230 rumah rusak, dengan empat di antaranya hancur parah. Fasilitas umum ikut babak belur—10 sekolah dan 15 tempat ibadah terdampak, sementara ratusan hektare sawah tenggelam, mengancam mata pencaharian warga.

Baca Juga :  Tiga Kata Kunci Ostamaru 6.0 ITS NU Pekalongan: Cerdas, Beradab, dan Mandiri

Petugas gabungan tak tinggal diam. BPBD bersama instansi terkait terus bergerak cepat—mulai dari evakuasi warga, distribusi bantuan, hingga penguatan tanggul darurat dengan karung pasir. Pencarian terhadap korban hilang juga masih terus dilakukan di tengah kondisi yang penuh risiko.

Posko darurat kini berdiri di Desa Bumiharjo, jadi pusat koordinasi penanganan bencana. Sementara itu, pemerintah daerah tengah menyiapkan penetapan status tanggap darurat guna mempercepat penanganan.

Hingga saat ini, fokus evakuasi masih tertuju di Desa Trimulyo yang jadi salah satu titik paling parah terdampak. Di tengah kepungan air, harapan warga kini hanya satu: banjir segera surut dan kehidupan bisa kembali normal. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo
Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
MUI Jateng Punya “Skuad” Baru: Banyak Profesor, Siap Jadi Cooling System di Tengah Dinamika Zaman
Berita ini 27 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Kamis, 10 September 2026 - 15:15 WIB

FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!

Senin, 7 September 2026 - 20:18 WIB

Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat

Berita Terbaru

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim. (Gambar: Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

KABAR NUSANTARA

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Minggu, 27 Sep 2026 - 11:44 WIB

LINTAS AKADEMIKA

Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)

Minggu, 27 Sep 2026 - 09:20 WIB