Kampus Unram Bubarkan Nobar Film ‘Pesta Babi’, Ada Apa?

- Penulis

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, MATARAM — Suasana nobar film dokumenter Pesta Babi di lingkungan Universitas Mataram (Unram), Kamis malam (7/5/2026), mendadak memanas.

Acara yang digelar sejumlah organisasi mahasiswa itu dibubarkan pihak kampus tepat saat ratusan mahasiswa mulai berkumpul di sekitar Gedung PKM Unram.

Puluhan petugas keamanan kampus langsung berdiri di depan layar dan menghentikan pemutaran film dengan menutup proyektor yang sudah disiapkan panitia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi itu sontak memicu protes mahasiswa hingga terjadi adu mulut dengan pihak biro akademik kampus.

Mahasiswa mempertanyakan alasan pelarangan film dokumenter karya sutradara Dhandy Dwi Laksono tersebut. Namun, pihak kampus tetap bersikukuh acara nobar tidak boleh dilanjutkan.

Baca Juga :  Hmmm.... Mahasiswa KKN MBKM UM Sosialisasikan Kebudayaan Lokal di SDN Sumbergondo 1 Kota Batu, Lho! Coba, Cek!

Wakil Rektor III Unram, Sujita, kemudian turun langsung menemui massa. Ia menegaskan pemutaran film tidak diizinkan tanpa memberi penjelasan rinci.

“Tidak ada alasan, pokoknya tidak boleh menonton,” ucapnya, yang langsung disambut teriakan mahasiswa.

Menurut Sujita, film tersebut dianggap tidak pantas diputar di lingkungan kampus karena dinilai mendiskreditkan pemerintah Indonesia. Ia mengaku sudah menonton film itu secara langsung.

“Isinya menghina negara saya. Terserah pandangan Anda,” katanya di hadapan mahasiswa.

Baca Juga :  Universitas BPD Semarang Sukses Gelar The 2nd ICBABE 2025: Dorong Kolaborasi Global Menuju Masa Depan Ekonomi Berkelanjutan Berbasis Teknologi dan AI

Panitia sempat meminta pihak kampus menjelaskan alasan pelarangan lewat pengeras suara agar didengar seluruh peserta.

Dalam keterangannya, Sujita menyebut keputusan itu diambil demi menjaga suasana kampus tetap kondusif.

“Daripada nobar film ini, lebih baik nonton bareng sepak bola,” ujarnya, yang kembali memancing reaksi mahasiswa.

Meski membantah ada intimidasi dalam pembubaran acara, Sujita mengaku dirinya hanya menjalankan perintah. Namun saat ditanya siapa pihak yang memberi instruksi, ia memilih tidak menjawab lebih jauh. (Tempo)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”
Pameran Produk dan Penutupan MBKM Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur: Wujud Inovasi Berkelanjutan untuk Mendukung SDGs 8, 12, dan 17
Geger! Ketua BEM FH UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta dari Wapres Gibran
BEM Unsoed Kaget! Mahasiswa Ikut Kunker Gibran Tanpa Sepengetahuan Organisasi
Camp Qur’an SDIT Mumtaz Rabbani: Saat Anak Dekat dengan Al-Qur’an, Karakter Hebat Pun Tumbuh
Biar Nggak Asal Viral, Dosen UNPAM Latih Siswa SMK Puspita Husada Bikin Konten Kreatif dan Positif
Mahasiswa USM Turun ke Jalan, Suarakan Kritik untuk Pemerintah
Dukung SDGs 8 dan 9, Mahasiswa KKNT UPN Veteran Jatim Kenalkan QRIS dan AI untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM Kalipucang
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:47 WIB

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:26 WIB

Pameran Produk dan Penutupan MBKM Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur: Wujud Inovasi Berkelanjutan untuk Mendukung SDGs 8, 12, dan 17

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:46 WIB

Geger! Ketua BEM FH UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta dari Wapres Gibran

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:31 WIB

BEM Unsoed Kaget! Mahasiswa Ikut Kunker Gibran Tanpa Sepengetahuan Organisasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:21 WIB

Camp Qur’an SDIT Mumtaz Rabbani: Saat Anak Dekat dengan Al-Qur’an, Karakter Hebat Pun Tumbuh

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Minggu, 28 Jun 2026 - 09:08 WIB

LINTAS AKADEMIKA

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”

Minggu, 28 Jun 2026 - 08:47 WIB