“Geger Geden” Lurr! Presiden Rusia Vladimir Putin Terancam Kudeta!

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Situasi di Kremlin lagi nggak santai, lurr. Pengamanan superketat kini mengelilingi Presiden Rusia Vladimir Putin setelah muncul kekhawatiran serius soal ancaman dari “orang dalam” — mulai dari potensi kudeta sampai kebocoran rahasia negara.

Berdasarkan laporan intelijen Eropa, level keamanan di lingkaran dalam Putin naik drastis. Bukan cuma pengawal, tapi juga staf personal seperti juru masak hingga fotografer ikut kena aturan ketat.

Mereka dilarang naik transportasi umum dan cuma boleh pakai ponsel tanpa internet — biar nggak gampang disadap.

Masuk ke Kremlin? Jangan harap gampang. Setiap tamu sekarang harus lolos pemeriksaan berlapis. Bahkan, sistem pengawasan tambahan juga dipasang di rumah-rumah staf kunci.

Kebijakan ini disebut mulai berjalan dalam beberapa bulan terakhir, terutama setelah pembunuhan seorang jenderal Rusia pada Desember lalu yang bikin suasana internal makin panas.

Tekanan terhadap Kremlin juga datang dari berbagai arah. Selain ekonomi yang goyah, Rusia lagi menghadapi perbedaan pendapat di dalam negeri dan tekanan militer dalam perang melawan Ukraina.

“Sejak awal Maret 2026, Kremlin dan Vladimir Putin sendiri telah khawatir tentang potensi kebocoran informasi sensitif, serta risiko rencana atau upaya kudeta,” tulis laporan tersebut, seperti dikutip CNN International, Senin (4/5/2026).

Nggak cuma itu, pergerakan Putin juga makin terbatas. Ia disebut mengurangi kunjungan ke sejumlah lokasi rutin, termasuk kediamannya di wilayah Moskow dan Valdai.

Bahkan sepanjang tahun ini, Putin dilaporkan belum turun langsung ke fasilitas militer. Sebagai gantinya, Kremlin lebih sering merilis video yang sudah diproduksi sebelumnya.

Sejak invasi ke Ukraina pada 2022, Putin juga disebut sering “menghilang” berminggu-minggu di bunker berkeamanan tinggi, terutama di wilayah Krasnodar dekat Laut Hitam.

Di sisi lain, perang berkepanjangan mulai makan korban besar. Negara-negara Barat memperkirakan korban di pihak Rusia bisa mencapai sekitar 30.000 orang tewas dan terluka setiap bulan.

Serangan drone Ukraina yang makin sering masuk wilayah Rusia juga bikin situasi makin tegang, ditambah gangguan komunikasi di kota-kota besar yang mulai bikin warga kesal.

Di dalam lingkar elite sendiri, konflik mulai kelihatan. Salah satu nama yang ikut terseret isu adalah Sergei Shoigu, yang kini menjabat Sekretaris Dewan Keamanan.

Ia disebut-sebut punya pengaruh kuat di militer dan dikaitkan dengan potensi risiko kudeta.

Meski begitu, laporan tersebut tidak menyertakan bukti konkret atas klaim tersebut. Apalagi, Shoigu selama ini dikenal sebagai salah satu sekutu dekat Putin.

Ketegangan juga sempat memanas dalam pertemuan Kremlin akhir 2025. Kepala Staf Umum Valeri Gerasimov dikabarkan mengkritik keras Kepala FSB Alexander Bortnikov karena dinilai gagal melindungi personel militer.

“Menekankan rasa takut dan demoralisasi yang ditimbulkan di antara personel, Valeri Gerasimov sangat mengkritik rekan-rekannya di dinas khusus karena kurangnya pandangan ke depan,” tulis laporan itu.

Merespons situasi ini, Putin disebut memperluas peran Dinas Perlindungan Federal (FSO), bukan cuma menjaga dirinya, tapi juga hingga 10 komandan senior.

Sementara itu, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengakui adanya peningkatan ancaman keamanan, terutama dari serangan jarak jauh Ukraina.

“Dengan latar belakang ancaman teroris ini, tentu saja semua tindakan sedang diambil untuk meminimalkan bahaya,” ujarnya.

Efeknya bahkan terasa sampai ke perayaan Hari Kemenangan Rusia pada 9 Mei. Parade militer di Lapangan Merah tahun ini disebut bakal tampil beda — tanpa alutsista berat seperti tank dan rudal, sesuatu yang jarang terjadi dalam tradisi Rusia.

Situasi di Kremlin saat ini? Tegang, lurr. Tapi apakah benar ada ancaman kudeta? Untuk saat ini, masih sebatas laporan — belum ada bukti konkret. Namun satu hal jelas: lingkar kekuasaan Putin sedang dalam mode siaga penuh. (Red)

 

Redaksi Suara Muda, Saatnya Semangat Kita, Spirit Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like