Buruh Akan ‘Serbu’ Monas, 11 Tuntutan Ini Siap Guncang Pemerintah!

- Penulis

Kamis, 30 April 2026 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal. (Foto: Kompas.com)

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal. (Foto: Kompas.com)

SUARAMUDA.NET, JAKARTA — Jelang Hari Buruh Internasional alias May Day 2026, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) siap turun ke kawasan Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026).

Mereka nggak datang dengan tangan kosong—ada 11 tuntutan yang bakal disuarakan ke pemerintah.

Presiden KSPI, Said Iqbal, bilang belasan tuntutan ini mewakili harapan buruh di seluruh Indonesia, baik ke pemerintah pusat maupun daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Intinya ada 11 isu yang ingin kita sampaikan di May Day nanti,” ujar Said dalam konferensi pers online, Rabu (29/4/2026).

Apa saja sih tuntutannya?

Pertama, buruh minta pemerintah segera merampungkan dan mengesahkan RUU Ketenagakerjaan yang baru. Kedua, mereka pengin sistem outsourcing dihapus dan praktik upah murah dihentikan. Istilahnya, “HOS: hapus outsourcing, TUM: tolak upah murah.”

Baca Juga :  Papua Bukan Arena Drama SARA: Saatnya 'Move On' ke Damai

Ketiga, KSPI juga mengingatkan pemerintah soal dampak konflik global yang bisa berujung PHK massal. Jadi, mereka minta ada langkah antisipasi sejak sekarang.

Masuk ke poin keempat, buruh mendorong reformasi pajak. Mulai dari menaikkan batas penghasilan tidak kena pajak jadi Rp7,5 juta, sampai menghapus pajak untuk THR, jaminan hari tua, pesangon, dan pensiun.

Kelima, mereka juga mendorong pengesahan RUU perampasan aset sebagai bagian dari perang melawan korupsi. Keenam, pemerintah diminta turun tangan menyelamatkan industri tekstil dan nikel yang dinilai rawan PHK.

Ketujuh, KSPI bahkan mengusulkan moratorium industri semen karena dianggap sudah kelebihan pasokan. Kedelapan, buruh mendesak Indonesia meratifikasi Konvensi ILO Nomor 190, khususnya untuk melindungi pekerja dari kekerasan di tempat kerja—terutama perempuan.

Baca Juga :  Menteri Ekonomi Kreatif Apresiasi Pemkab Kudus Gandeng Pihak Swasta Buat Tingkatkan Kualitas Pelaku Ekonomi Kreatif

Kesembilan, ada juga tuntutan buat driver ojol: potongan tarif diminta diturunkan jadi 10 persen. Kesepuluh, buruh ingin revisi aturan penyelesaian sengketa hubungan industrial supaya lebih adil.

Dan terakhir, poin kesebelas: buruh mendorong agar guru dan tenaga honorer, termasuk PPPK paruh waktu, diangkat jadi ASN penuh waktu. “Nggak ada lagi yang setengah-setengah, harus full,” tegas Said.

Menariknya, dalam perayaan May Day nanti, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir langsung di Monas. Jadi, bisa jadi momen ini bakal jadi panggung penting buat menyuarakan aspirasi buruh secara langsung ke pucuk pimpinan negara. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura
Jokowi Bikin Pernyataan Berani: “PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan”
Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah
Pidato di PBB, Sugiono Bawa Pesan Prabowo: Dunia Butuh Ketahanan dan Kerja Sama
Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Berita ini 15 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:03 WIB

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Senin, 28 September 2026 - 09:29 WIB

Jokowi Bikin Pernyataan Berani: “PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan”

Minggu, 27 September 2026 - 11:44 WIB

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 22:54 WIB

Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Selasa, 29 Sep 2026 - 10:03 WIB

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim. (Gambar: Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

KABAR NUSANTARA

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Minggu, 27 Sep 2026 - 11:44 WIB