Benarkah Indonesia Kebanyakan Utang? Cek Disini!

- Penulis

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Isu utang negara sering kali jadi bahan perdebatan panas di ruang publik. Namun jika melihat datanya secara lebih tenang, posisi Indonesia ternyata masih tergolong aman—bahkan relatif lebih rendah dibandingkan sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara.

Berdasarkan laporan International Monetary Fund (IMF) dalam World Economic Outlook edisi Oktober 2025, rasio utang Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) berada di angka 41,1 persen.

Angka ini masih jauh di bawah batas psikologis 60 persen yang secara luas dipakai sebagai patokan kesehatan fiskal suatu negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Batas tersebut bukan sekadar angka global. Di Indonesia, prinsip serupa juga tercermin dalam aturan fiskal, salah satunya melalui Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, yang mengatur agar pengelolaan defisit dan utang negara tetap berada dalam jalur yang aman dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Viral Larangan Menikah di Hari Sabtu, Minggu Atau Hari Libur? Ini Kata Kemenag RI

Jika dibandingkan dengan negara-negara ASEAN, posisi Indonesia juga masih cukup kompetitif. Indonesia hanya berada di atas tiga negara dengan rasio utang lebih rendah, yaitu Brunei Darussalam (2,3 persen), Kamboja (29,3 persen), dan Vietnam (31,8 persen).

Sementara itu, beberapa negara lain justru mencatat rasio utang yang lebih tinggi. Filipina berada di angka 58,8 persen, diikuti Myanmar 63 persen, Thailand 66,7 persen, Malaysia 70,5 persen, hingga Laos yang mencapai 84,7 persen.

Baca Juga :  Indonesia Memang Beda, Buktinya Budaya RI Curi Perhatian di Nairobi International Cultural Festival

Yang paling mencolok tentu Singapura. Negara kota tersebut mencatat rasio utang terhadap PDB hingga 176,3 persen, tertinggi dalam daftar kawasan ini.

Namun para ekonom mengingatkan: angka rasio utang tidak bisa dibaca secara hitam-putih. Negara dengan rasio tinggi belum tentu sedang dalam kondisi fiskal buruk.

Banyak faktor lain yang ikut menentukan kesehatan keuangan negara, mulai dari struktur utang, biaya bunga, jangka waktu pinjaman, hingga kekuatan aset dan kapasitas ekonomi nasional.

Artinya, rasio utang hanyalah satu potongan dari puzzle besar bernama kesehatan fiskal. Dan setidaknya untuk saat ini, posisi Indonesia masih berada dalam zona yang relatif aman. (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 23 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 22:54 WIB

Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB