Prabowo Marah: Jangan Berani Kasih Saya Laporan Palsu!

- Penulis

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber foto : Biro Pers Sekretariat Presiden

Sumber foto : Biro Pers Sekretariat Presiden

SUARAMUDA.NET, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras kepada para pejabat di lingkar pemerintahannya.

Ia menegaskan, jangan ada lagi laporan “asal bapak senang” (ABS) atau laporan yang dimanipulasi hanya demi menyenangkan atasan.

Pesan tegas itu disampaikan Prabowo saat menghadiri acara Tasyakuran ke-1 Danantara di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Rabu (11/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa dirinya hanya ingin menerima laporan yang jujur dan sesuai kondisi nyata di lapangan.

Baca Juga :  LPBI PBNU Gelar Jambore Nasional Relawan Zona II untuk Kesiapsiagaan Bencana di Curug Sewu Kendal

“Jangan main-main lagi dengan saya. Jangan ada laporan palsu, laporan yang menyenangkan atasan, atau laporan akal-akalan,” tegas Prabowo di hadapan para pejabat.

Di kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung capaian Indonesia yang kini sudah memiliki lembaga pengelola dana kekayaan negara yang bisa disejajarkan dengan sovereign wealth fund di berbagai negara.

Menurutnya, Indonesia patut bersyukur karena kini memiliki sovereign wealth fund yang bahkan disebut-sebut masuk jajaran terbesar di dunia. Ia menilai pengelolaan dalam setahun terakhir menunjukkan perkembangan yang cukup positif.

Baca Juga :  Benarkah, UMK Jawa Timur Tahun 2025 Bakal Naik Jadi Rp5 Juta?

“Kita bersyukur Indonesia sekarang punya sovereign wealth fund, mungkin yang ketujuh terbesar di dunia,” ujarnya.

Meski begitu, Prabowo mengaku masih sering kesulitan mendapatkan laporan yang benar-benar akurat dari jajarannya.

Karena itu, ia kembali menegaskan agar para pejabat berhenti membuat laporan yang dimanipulasi atau dibungkus manis hanya untuk menyenangkan pimpinan.

“Yang saya butuhkan laporan yang benar. Jangan sampai ada laporan dibuat-buat,” tandasnya. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura
Jokowi Bikin Pernyataan Berani: “PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan”
Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah
Pidato di PBB, Sugiono Bawa Pesan Prabowo: Dunia Butuh Ketahanan dan Kerja Sama
Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Berita ini 14 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:03 WIB

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Senin, 28 September 2026 - 09:29 WIB

Jokowi Bikin Pernyataan Berani: “PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan”

Minggu, 27 September 2026 - 11:44 WIB

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 22:54 WIB

Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Selasa, 29 Sep 2026 - 10:03 WIB

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim. (Gambar: Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

KABAR NUSANTARA

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Minggu, 27 Sep 2026 - 11:44 WIB