Rusia Pertegas Dukungan Militer ke Iran di Tengah Eskalasi dengan AS–Israel

- Penulis

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, MOSKOW — Rusia menegaskan kembali komitmennya untuk mendukung Iran di tengah memanasnya konflik dengan Amerika Serikat dan Israel.

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Rusia untuk Iran, Alexander Maryasov, menyatakan bahwa Moskow tidak hanya membantu Teheran di tingkat politik dan diplomatik, tetapi juga siap memperkuat kemampuan militernya.

Dilansir dari news.ru, Maryasov mengungkapkan bahwa salah satu fokus utama kerja sama tersebut adalah penguatan sistem pertahanan udara Iran dan kemampuan militer lain yang dinilai penting bagi keamanan nasional republik tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menekankan bahwa detail bentuk bantuan itu memang tidak dibicarakan secara terbuka di ruang publik, namun kerja teknis dan praktis di lapangan terus berlangsung.

Baca Juga :  Islamofobia Meningkat, Mengapa Orang-orang di AS dan Barat Membenci Umat Muslim?

Menurut sang duta besar, kerja sama militer-teknis kini menempati posisi terdepan dalam hubungan Rusia–Iran.

Moskow dan Teheran, kata dia, memiliki kepentingan bersama untuk menstabilkan situasi kawasan dan mencegah eskalasi konflik lebih lanjut.

Maryasov menegaskan bahwa yang paling penting bagi Rusia saat ini adalah mendorong dihentikannya permusuhan bersenjata sesegera mungkin. (2/03/2026)

Ia menambahkan, Rusia akan menggunakan seluruh kapasitas diplomatik dan politiknya untuk mencari jalan keluar dari krisis di Timur Tengah.

Dalam konteks ini, dukungan kepada Iran diposisikan sebagai bagian dari upaya lebih luas untuk menahan eskalasi dan menjaga keseimbangan kekuatan di kawasan.

Baca Juga :  Rayakan 1 Abad NU, PCINU Tunisia Gelar Istighosah Kubro hingga Ngaji Qonun Asasi

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa situasi yang berkembang sudah memasuki fase “perang skala penuh” dengan Amerika Serikat dan Israel.

Teheran berjanji akan melakukan pembalasan atas serangan yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei beserta anggota keluarganya dalam operasi militer yang dilancarkan kedua negara tersebut.

Dalam situasi yang semakin tegang ini, dukungan Rusia terhadap Iran, baik dalam bentuk kerja sama pertahanan maupun langkah diplomatik di berbagai forum internasional, dipandang sebagai faktor penting yang dapat memengaruhi dinamika konflik di Timur Tengah. (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Iran Tebar Ranjau Lagi di Selat Hormuz, Perang dengan AS Makin Memanas
Prabowo di Rusia: Samudra Pasifik Penghubung, Indonesia Tegaskan Posisi Non-Blok
Berita ini 18 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Rabu, 9 September 2026 - 07:53 WIB

Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB