Pererat Silaturahmi, Kedutaan Besar Rusia di Jakarta Gelar Buka Puasa Bareng Mitra

- Penulis

Sabtu, 22 Maret 2025 - 05:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, JAKARTA – Kedutaan Besar Rusia di Jakarta menyelenggarakan acara buka puasa bersama yang dihadiri oleh perwakilan berbagai organisasi pemuda Indonesia yang memiliki hubungan erat dengan Rusia pada Kamis, 20 Maret 2025

Di antara tamu yang hadir, perwakilan dari PARUSKI, Koper Rusindo, OIC Youth Indonesia, Polk Imeni Gagarina, Youth BRICS Indonesia, serta mahasiswa Indonesia yang pernah berpartisipasi dalam World Youth Festival 2024.

Acara dimulai dengan pemutaran film dokumenter tentang sejarah dan kontribusi Universitas Negeri Moskow (MGU) dalam rangka peringatan 270 tahun berdirinya universitas tersebut.

Film tersebut menggambarkan peran MGU sebagai salah satu pusat pendidikan dan sains terkemuka di dunia, serta hubungannya yang terus berkembang dengan kalangan akademik dan mahasiswa Indonesia.

Universitas yang didirikan pada tahun 1755 ini tetap menjadi simbol keunggulan akademik dan kerja sama internasional.

Dalam suasana Ramadan yang hangat dan penuh persahabatan, para peserta menikmati buka puasa bersama, dilanjutkan dengan diskusi informal tentang kerja sama antara Rusia dan Indonesia di bidang kepemudaan, pendidikan, dan pertukaran budaya.

Dibahas pula prospek penguatan hubungan antara pemuda kedua negara, serta peluang partisipasi mahasiswa Indonesia dalam program pendidikan dan proyek ilmiah di Rusia.

Baca Juga :  Dihadiri Ketua Umum Pusat, Kepengurusan Baru Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) Cabang Semarang Resmi Dilantik

Duta Besar Rusia untuk Indonesia menekankan pentingnya pertemuan semacam ini untuk memperkuat saling pengertian dan persahabatan antara masyarakat kedua negara.

Ia menyatakan bahwa pemuda memainkan peran kunci dalam pengembangan hubungan bilateral, dan berharap kerja sama di berbagai bidang dapat terus diperluas.

Acara ini menjadi contoh nyata penguatan hubungan budaya dan kemanusiaan antara Rusia dan Indonesia, serta bukti saling menghormati dan keinginan untuk berdialog.

Di akhir acara, para tamu saling bertukar ucapan selamat dan menyatakan harapan untuk pertemuan-pertemuan serupa di masa depan. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Iran Tebar Ranjau Lagi di Selat Hormuz, Perang dengan AS Makin Memanas
Prabowo di Rusia: Samudra Pasifik Penghubung, Indonesia Tegaskan Posisi Non-Blok
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Rabu, 9 September 2026 - 07:53 WIB

Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB