Diterima PM Pakistan, Menteri Rosan Promosikan Danantara dan Kerja Sama Investasi

- Penulis

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Rosan diterima PM Shehbaz Sharif di Kediaman Resmi Perdana Menteri Pakistan. (Dok.KBRI Islamabad)

Menteri Rosan diterima PM Shehbaz Sharif di Kediaman Resmi Perdana Menteri Pakistan. (Dok.KBRI Islamabad)

SUARAMUDA.NET, ISLAMABAD — Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara Indonesia), Rosan P. Roeslani, baru saja mengakhiri kunjungannya ke Pakistan (10/2).

Kunjungan singkatnya ke Islamabad kali ini untuk memenuhi undangan dari Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Pakistan (DPM/Menlu), Senator Mohammad Ishaq Dar.

Berbagai kegiatan telah diagendakan oleh pihak Pakistan. Diawali dengan pertemuan tingkat menteri dan diakhiri dengan kunjungan kehormatan kepada Perdana Menteri Pakistan, Muhammad Shehbaz Sharif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Rosan diterima PM Shehbaz Sharif di Kediaman Resmi Perdana Menteri Pakistan. (Dok.KBRI Islamabad)

Selama rangkaian pertemuan berlangsung, Menteri Rosan P. Roeslani didampingi oleh Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal, BKPM, Nurul Ichwan, Senior Director BPI Danantara Harold Tjiptadjaja, dan Duta Besar RI untuk Pakistan, Chandra W. Sukotjo.

Baik Menteri Rosan P. Roeslani maupun DPM/Menlu M. Ishaq Dar menekankan pentingnya investasi bilateral sebagai pilar utama dalam kerja sama ekonomi Indonesia-Pakistan.

Kepada Menteri Rosan, para menteri terkait Pakistan juga memberikan penjelasan mengenai berbagai potensi investasi, sektor-sektor potensial, dan bankable projects di seluruh Pakistan.

Baca Juga :  Rusia Bakal Kenalkan Kejuaraan Olah Raga Baru Level Internasional, Tanpa Diskriminasi dan Politik

Diantara potensi dimaksud adalah bidang-bidang infrastruktur, pertanian, informasi dan teknologi, pertambangan dan mineral, infrastruktur digital, kesehatan, konektivitas, dan energi.

Menteri Rosan menanggapi bahwa Indonesia sangat yakin bahwa potensi yang belum dieksplorasi secara signifikan ada di antara kedua negara bersahabat ini.

“Dana Investasi Danantara didirikan pada Februari 2025 melalui konsolidasi perusahaan milik negara, yang menyatukan 1.044 perusahaan dengan total aset mendekati USD 1 triliun,” terangnya di depan pertemuan tingkat menteri yang dipimpin oleh DPM/Menlu Pakistan.

Hadir pada kesempatan tersebut Menteri Investasi Qaiser Ahmed Sheikh, Menteri Pelayanan Kesehatan Nasional Syed Mustafa Kamal, Asisten Khusus Perdana Menteri Tariq Bajwa, dan Kepala Badan Khusus untuk Fasilitasi Investasi (SIFC) Pakistan Letjen Sarfraz Ahmed.

Selanjutnya, Menteri Rosan P. Roeslani diterima oleh PM Muhammad Shehbaz Sharif di Kediaman Resmi Perdana Menteri Pakistan.

Disamping DPM/Menlu M. Ishaq Dar, hadir pula deretan menteri Pakistan lainnya, seperti Menteri Perdagangan Jam Kamal Khan, Menteri Keuangan dan Pendapatan Muhammad Aurangzeb, Menteri Negara Keuangan dan Perkeretaapian Bilal Azhar Kyani, serta Asisten Khusus Perdana Menteri Tariq Fatemi dan Haroon Akhtar, serta para pejabat senior pemerintah lainnya.

Baca Juga :  Rumah Nusantara Diresmikan di Rusia, Jadi Simbol Diplomasi Pendidikan?

“Kami berkeinginan untuk mengambil manfaat dari pengalaman Indonesia terkait model Sovereign Wealth Fund (SWF). April nanti, saya akan berkunjung ke Indonesia,” ungkap PM Shehbaz Sharif yang berencana menghadiri KTT D-8 di tanah air pada April tahun ini.

Suasana pertemuan bilateral tingkat menteri dipimpin oleh Menteri Rosan P. Roeslani dan DPM/Menlu M. Ishaq Dar. (Dok.KBRI Islamabad)

Perdana Menteri menegaskan bahwa Pakistan ingin sekali meningkatkan hubungan ekonominya dengan Indonesia. Menurutnya, kedua negara memiliki hubungan persahabatan yang semakin kuat dari waktu ke waktu.

PM Shehbaz Sharif juga menyampaikan kesannya bahwa kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Pakistan Desember 2025 lalu sangat bermanfaat dan produktif dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara.

Sementara itu, Menteri Rosan P. Roeslani menegaskan kembali komitmen Indonesia untuk memajukan hubungan bilateral lebih lanjut antara kedua negara. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Iran Tebar Ranjau Lagi di Selat Hormuz, Perang dengan AS Makin Memanas
Prabowo di Rusia: Samudra Pasifik Penghubung, Indonesia Tegaskan Posisi Non-Blok
Berita ini 14 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Rabu, 9 September 2026 - 07:53 WIB

Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB