Penataran Pelatih dan Wasit-Juri Nasional Tapak Suci 2025

- Penulis

Jumat, 12 Desember 2025 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, SUKOHARJO — Pimpinan Pusat (PP) Tapak Suci Putera Muhammadiyah resmi membuka Penataran Pelatih dan Wasit-Juri Nasional Tapak Suci 2025.

Agenda strategis ini digelar untuk meningkatkan standar kompetensi pelatih serta wasit-juri agar mampu menjawab tantangan nasional maupun internasional.

Pembukaan yang berlangsung di Hotel Dewangsa Lor In, Sukoharjo, pada Senin (10/12) malam mengusung tema “Tapak Suci Menjaga Tradisi, Selalu Berkontribusi dan Berprestasi untuk Negeri”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Ketua PP Tapak Suci, Drs. H. M. Afnan Hadikusumo, P.Br., ini diikuti 93 peserta dari 12 provinsi, terdiri dari 40 wasit dan 53 pelatih, serta didukung 21 panitia dan narasumber.

Dalam sambutannya, Afnan menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelatih dan wasit-juri untuk memastikan Tapak Suci tetap kompetitif, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Ia juga mengapresiasi dukungan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta partisipasi aktif peserta dari berbagai wilayah.

“Prestasi kita selama hampir tujuh tahun terakhir terus meningkat. Namun kita tidak boleh berpuas diri. Peningkatan kualitas harus terus dilakukan, salah satunya melalui penataran seperti ini,” ujar Afnan.

Baca Juga :  Forum Musyawarah Pondok Pesantren: Tingkatkan Literasi Turost dan Nalar Kritis Santri Melalui Bahtsul Masail

Afnan menyoroti visi global Tapak Suci, terutama setelah beberapa pelatihnya dikirim ke luar negeri dalam Program Pencak Silat Go to Olympic.

Menurutnya, kemampuan bahasa asing kini menjadi kebutuhan mendesak agar Pelatih dan Wasit juri Tapak Suci mampu bersaing di kancah internasional.

“Permintaan pelatih dan wasit dari luar negeri semakin besar. Kita harus siap. Bahasa asing menjadi syarat penting agar kader kita dapat menjawab kebutuhan global,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, PP Tapak Suci menyampaikan rencana pembangunan Padepokan Modern Tapak Suci di Yogyakarta.

Padepokan seluas 2.000 meter persegi ini dirancang menyerupai fasilitas stadion dan akan menjadi pusat pelatihan terpadu bagi atlet, pelatih, serta wasit-juri.

Padepokan akan dilengkapi fasilitas olahraga modern serta penginapan representatif.

“Kami berharap dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, agar pembangunan ini dapat berjalan lancar dan menghadirkan pusat pembinaan berstandar internasional,” lanjut Afnan.

Afnan mengingatkan bahwa Tapak Suci memiliki dua peran besar: mencetak kader bangsa yang berprestasi dan kader Muhammadiyah yang menjunjung tinggi nilai Keislaman.

Baca Juga :  Abie Soe Rilis Single Religi ‘Kepasrahanku Tuhan’, Curahan Hati di Sepertiga Malam

Karena itu, pembinaan dalam penataran tidak hanya menekankan aspek fisik dan teknik, tetapi juga penguatan mental dan spiritual.

“Fisik dan kecepatan saja tidak cukup. Mentalitas itu lebih penting. Karena itu pelatihan ini juga menguatkan sisi rohani dan mental para peserta,” ujarnya.

Narasumber dan Tokoh yang Hadir

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya:

  • Drs. H. M. Afnan Hadikusumo, P.Br – Ketua Pimpinan Pusat Tapak Suci
  • H.A. Fanan Hasanudin, P.Br – Sekretaris Umum PP Tapak Suci
  • Cucu Sundara – Perwakilan Asdep Deputi Peningkatan Tenaga dan Organisasi Keolahragaan Kemenpora RI
  • H. Wiwaha Santosa, S.Pd – Ketua Pimpinan Wilayah Tapak Suci 06 Jawa Tengah
  • Dr. H. Rony Syaifullah, M.Pd, P.Ua – Ketua Panitia & Pelatih Nasional PB IPSI

Melalui penataran ini, PP Tapak Suci berkomitmen menghadirkan pelatih dan wasit-juri yang profesional, berintegritas, serta mampu menjamin kualitas pertandingan yang adil dan berstandar tinggi. (MP)

Penulis: Tim Media PPTS / Deden
Foto: Panitia Pelaksana

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Masyarakat Tak Yakin Kopdes Merah Putih Akan Mampu Berkembang?
Laili Abidah Jadikan Aspirasi Muslimat NU sebagai Dasar Perjuangkan Program Perempuan
PDPM Ogan Ilir selenggarakan Madrasah Anti Korupsi
MK Larang Dana Pendidikan Dipakai buat MBG, Tapi Berlaku Penuh Mulai 2028
Lagi dan Lagi! Bupati Pemalang Tertangkap OTT KPK
Desa Hilimbowo Punya Sekolah Lansia, Hari Tua Kini Makin Seru dan Produktif
Wamen ESDM Ajak Generasi Muda Buddhis Kawal Ketahanan Energi Menuju Indonesia Emas 2045
Prof. Philip K. Widjaja Bawa Pesan Aksi Nyata, Bambang Patijaya Dorong Kepemimpinan Berdampak
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Masyarakat Tak Yakin Kopdes Merah Putih Akan Mampu Berkembang?

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:38 WIB

Laili Abidah Jadikan Aspirasi Muslimat NU sebagai Dasar Perjuangkan Program Perempuan

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:58 WIB

PDPM Ogan Ilir selenggarakan Madrasah Anti Korupsi

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:30 WIB

Lagi dan Lagi! Bupati Pemalang Tertangkap OTT KPK

Senin, 27 Juli 2026 - 22:44 WIB

Desa Hilimbowo Punya Sekolah Lansia, Hari Tua Kini Makin Seru dan Produktif

Berita Terbaru

Foto: REUTERS/Anastasia Barashkova

KILAS GLOBAL

Malaysia Merasa Ditipu Gibran, Begini Penjelasannya!

Minggu, 2 Agu 2026 - 10:25 WIB

Gambar: Kompas.com

KABAR NUSANTARA

Masyarakat Tak Yakin Kopdes Merah Putih Akan Mampu Berkembang?

Sabtu, 1 Agu 2026 - 20:05 WIB

RAGAM

PDPM Ogan Ilir selenggarakan Madrasah Anti Korupsi

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:58 WIB