Serangan Biadab Pemukim Israel: Al-Quran Dibakar, Masjid Palestina Dirusak Brutal!

- Penulis

Sabtu, 15 November 2025 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi pembakaran Al Quran. (Sumber gambar: CNN Indonesia)

Aksi pembakaran Al Quran. (Sumber gambar: CNN Indonesia)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Suasana dini hari di Deir Istiya, Tepi Barat, berubah mencekam ketika para pemukim Israel menyerang Masjid Hajja Hamida pada Kamis (13/11).

Aksi brutal itu bukan sekadar vandalisme biasa. Tiga mushaf Al-Quran dibakar, dan api ikut melalap karpet sekaligus menghitamkan dinding masjid.

Kejadian ini berlangsung menjelang salat subuh—momen ketika warga biasanya masih terlelap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali Kota Deir Istiya menyebut para pelaku bergerak cepat dan terkoordinasi. “Mereka datang sebelum subuh, lalu membakar masjid,” ujarnya.

Baca Juga :  Indonesia dapat Mainkan Peran Stategis Sebagai Anggota Penuh BRICS

Kementerian Wakaf dan Agama Palestina langsung mengecam peristiwa itu sebagai “kejahatan kejam dan serangan terang-terangan terhadap perasaan umat Islam.”

Tak berhenti di situ, para pemukim juga mencorat-coret dinding luar masjid dengan tulisan berbahasa Ibrani, di antaranya kalimat menghina Nabi Muhammad serta tulisan “Tidak takut pada Avi Bluth.”

Bluth sendiri—komandan IDF di Tepi Barat—justru mengutuk aksi itu dan menyebut para pelaku sebagai “pemuda pinggiran anarkis.”

Dalam wawancara dengan TV Palestina yang dikutip CNN, Abdul Rahim Zidan menegaskan bahwa target serangan ini jelas: simbol agama.

Baca Juga :  Diaspora Indonesia Hibur Veteran Rusia, Perkuat Persahabatan Rusia-Indonesia Lewat Musik

“Bukan rumah, bukan mobil—yang diserang adalah masjid, untuk memprovokasi umat Islam,” katanya.

Akibat kebakaran itu, bagian dalam masjid porak-poranda. Kaca jendela pecah, reruntuhan hangus berserakan, dan dindingnya kini menghitam akibat asap dan panas.

Masjid Hajja Hamida yang biasanya tenang kini meninggalkan pemandangan pilu—bukti nyata eskalasi kekerasan yang semakin mengkhawatirkan di Tepi Barat. (Red)

Sumber: CNN Indonesia

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Iran Tebar Ranjau Lagi di Selat Hormuz, Perang dengan AS Makin Memanas
Prabowo di Rusia: Samudra Pasifik Penghubung, Indonesia Tegaskan Posisi Non-Blok
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Rabu, 9 September 2026 - 07:53 WIB

Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB