Peringatan 75 Tahun Hubungan Bilateral Indonesia-Pakistan: Penampilan Seni Budaya Nusantara Dikagumi

- Penulis

Senin, 10 November 2025 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, ISLAMABAD — Peringatan 75 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Pakistan telah berlangsung meriah di Islamabad.

Beberapa menteri Pakistan turut menghadiri peringatan tersebut, seperti Menteri Urusan Parlemen Dr. Tariq Fazal Chaudhary sebagai chief guest, Menteri Negara Urusan Hukum Barrister Aqeel Malik, dan Menteri Negara/Ketua Komisi Privatisasi sekaligus Penasehat Perdana Menteri Pakistan, Muhammad Ali.

Saat tamu mulai berdatangan, Navy Band Pakistan memainkan lagu-lagu patriotik dan populer kedua negara, seperti Bendera Pusaka, Never on Sunday, dan Chandni Raatein, yang berarti malam yang diterangi cahaya bulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana berubah khidmat saat Navy Band memainkan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Qaumi Taraneh Pakistan. Para undangan juga diajak untuk menikmati keramahan Nusantara saat ‘Gending Sriwijaya’ ditampilkan sebagai tarian selamat datang.

“Saya percaya, peringatan ini akan memperbarui semangat kita untuk menerjemahkan hubungan mendalam antara kedua negara ke dalam kerja-kerja konkret,” ucap Duta Besar RI Candra W. Sukotjo dalam sambutannya di peringatan yang bertajuk, “75 Years of Indonesia and Pakistan : Enduring Trust and Friendship” ini.

 

“Hubungan bisnis dan hubungan antar-masyarakat merupakan dua elemen penting dalam membuat hubungan bilateral kedua negara selalu relevan bagi generasi muda,” lanjutnya di depan ratusan undangan dari kalangan bisnis, tokoh-tokoh agama dan masyarakat, petinggi militer Pakistan, hingga para duta besar negara sahabat.

Baca Juga :  Indonesia Resmikan Indonesian Corner di Islamabad, MoU Perpustakaan Indonesia–Pakistan Ditandatangani

“Salam Komando!”, seru Dubes RI kepada beberapa perwakilan siswa TNI yang sedang belajar di Pakistan.

Meskipun rangkaian penampilan berlangsung hampir 3 jam, Ballroom Hotel Movenpick tetap penuh undangan hingga akhir. Mereka antusias mengikuti berbagai atraksi yang dipersembahkan oleh Paguyuban Citra pimpinan Ibu Linda Amalia Gumelar.

Para undangan terpukau dengan beragam penampilan. Dari peragaan kain Batik koleksi Iwan Tirta dan Obin serta Wastra Nusantara lainnya, hingga tarian Zapin dan Bubuka.

Yang juga tak kalah menarik adalah partisipasi pelajar dan mahasiswa kedua negara, baik sebagai model maupun penari.

Empat mahasiswi Nifty Sphere Institute of Design and Arts sukses memperagakan Batik dan Wastra Nusantara. Sedangkan dua mahasiswi lainnya dari National Defence University Pakistan begitu lincah menari ‘Lenggang Jakarta’.

 

Kekaguman para undangan makin menjadi saat Dharma Wanita Persatuan (DWP) KBRI Islamabad menunjukkan kebolehan bermain Angklung membawakan dua lagu, I Have a Dream dan Dil-Dil Pakistan.

“Sangat unik! Budaya Indonesia memang sangat kaya! Saya ingin tahu lebih banyak tentang Indonesia,” ungkap Manzar Qazi, wakil Citi Pharma, sebuah perusahaan farmasi terkemuka Pakistan yang sedang proses melebarkan sayapnya ke Indonesia.

Baca Juga :  Buka Peringatan Harlah NU ke-102, PCINU Tunisia Gelar Ziarah Makam Syeikh Muhammad Tahir bin Asyur

“Memang, sudah seharusnya negara kita saling berdekatan. Pakistan dan Indonesia tidak hanya dekat dari sisi sejarah, politik, dan diplomatik. Bisa dikatakan bahwa kedua negara punya hubungan emosional yang dalam,” ungkap Menteri Tariq Chaudhary saat berjalan menuju lobby hotel usai mengikuti acara.

Setelah beberapa mahasiswa Indonesia di International Islamic University in Islamabad (IIUI) menampilkan pencak silat Tapak Suci di penghujung acara, seluruh penampil, baik Indonesia maupun Pakistan, maju ke pentas sambil melambaikan bendera kedua negara.

Zabardast! Itu kesan saya,” komentar Uzma, penyiar salah satu media TV swasta di Islamabad, sambil mengangkat dua jempolnya. Zabardast sendiri merupakan ungkapan populer di Pakistan yang artinya adalah hebat.

“Aku bangga jadi orang Indonesia di Pakistan. Kekayaan budaya kita luar biasa!”, tutur Puteri yang bekerja di Spa&Wellness Hotel Movenpick. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Iran Tebar Ranjau Lagi di Selat Hormuz, Perang dengan AS Makin Memanas
Prabowo di Rusia: Samudra Pasifik Penghubung, Indonesia Tegaskan Posisi Non-Blok
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Rabu, 9 September 2026 - 07:53 WIB

Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB