Setahun Prabowo: Ekonomi Masih Ngebut!?

- Penulis

Minggu, 19 Oktober 2025 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto/ sumber gambar: detik.com

Presiden Prabowo Subianto/ sumber gambar: detik.com

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Nggak terasa, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bakal genap setahun sejak dilantik pada 20 Oktober 2024.

Nah, setahun berjalan, gimana sih kinerja ekonomi Indonesia di bawah duet ini?

Dilansir dari akun Instagram Kantor Staf Presiden (KSP), Minggu (19/10/2025), ekonomi Indonesia ternyata masih melaju stabil di jalur positif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pertumbuhan ekonomi tetap solid di angka 5,12%, inflasi terkendali di 2,65% — ini bikin daya beli masyarakat tetap kuat di tengah tekanan global,” tulis KSP dalam unggahannya.

Baca Juga :  Setahun Pemerintahan Prabowo: Mengapa Peran Gibran Sebagai Wapres Masih Terlihat Sangat Minim?

Bukan cuma itu, peluang kerja juga makin terbuka lebar. Data KSP mencatat ada 3,59 juta lapangan kerja baru tercipta, seiring dengan lonjakan investasi yang tembus Rp1.434,3 triliun.

Selain itu, program Kredit Usaha Rakyat (KUR) terus digelontorkan ke 3,46 juta pelaku UMKM, petani, dan nelayan, buat bantu mereka berkembang.

Baca Juga :  Dolar Tembus Rp 17.400: "Innalillahi .... "

Neraca perdagangan juga belum kalah keren — surplus terus selama 64 bulan tanpa putus!
Dan kabar baiknya, angka kemiskinan turun ke 8,47%, bahkan kemiskinan ekstrem menurun drastis ke 0,85%.

Rasio Gini, yang jadi ukuran ketimpangan sosial, juga makin membaik di level 0,375.

Setahun Prabowo–Gibran, sederet angka ini jadi sinyal: ekonomi Indonesia masih tangguh, dan rakyat tetap punya harapan. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB