Mantab! Kembangkan Kualitas Mahasiswa, FISIP UIN Walisongo Semarang Jalin Kerja Sama dengan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) di Malaysia

- Penulis

Rabu, 30 Oktober 2024 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, KUALA LUMPUR, MALAYSIA —Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, di bawah kepemimpinan Dekan Prof. Dr. Imam Yahya, M.Ag., menandatangani perjanjian kerja sama dengan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) di Malaysia, Selasa (29/10/2024).

Kerja sama ini difokuskan pada pengembangan kualitas pendidikan dan peningkatan keterampilan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian masyarakat. Prof. Imam Yahya didampingi oleh Nur Syamsudin, sedangkan Kepala SIKL, Friny Napasti, S.Pd., M.Pd., turut hadir dalam penandatanganan tersebut.

Melalui perjanjian ini, mahasiswa FISIP UIN Walisongo akan mendapatkan kesempatan untuk terlibat langsung dalam praktik pengalaman lapangan dan program pengabdian di sanggar-sanggar belajar yang berada di bawah pengelolaan SIKL.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kerja sama ini juga diharapkan dapat membekali mahasiswa dengan wawasan dan keterampilan praktis yang relevan dalam menghadapi tantangan dunia kerja di masa mendatang.

Baca Juga :  FISIP UIN Walisongo Genjot Jejaring Pendidikan, Sapa Sekolah-sekolah di Rembang

Prof. Imam, sapaan akrab Dekan FISIP, mengungkapkan rasa antusias dalam kerja sama ini. Menurutnya, kolaborasi ini juga akan mempererat hubungan pendidikan antara Indonesia dan masyarakat Indonesia di Malaysia.

“Kami sangat antusias dengan kerja sama ini. Selain memberikan manfaat bagi mahasiswa dalam aspek akademik dan praktis, kolaborasi ini juga akan mempererat hubungan pendidikan antara Indonesia dan masyarakat Indonesia yang berada di Malaysia, “tutur Prof. Imam, seperti dalam rilis yang diterima suaramuda.net, Rabu (30/10/2024).

Prof. Imam Yahya didampingi oleh Nur Syamsudin ditemui Kepala SIKL, Friny Napasti, S.Pd., M.Pd saat penandatanganan kerjasama FISIP UIN Walisongo dengan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) di Malaysia, Selasa (29/10/2024)

Selain meningkatkan kualitas akademik, kerja sama ini juga mencakup bidang penelitian dan pelatihan yang dapat menjadi wadah pengembangan kompetensi bagi tenaga pengajar dan mahasiswa FISIP UIN Walisongo.

Adapun bentuk kegiatan yang akan dilaksanakan meliputi pendampingan mahasiswa dalam pengabdian masyarakat, pemberian wawasan terkait fungsi dan peran diplomasi di luar negeri, serta izin pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) bagi mahasiswa di lingkungan SIKL.

Baca Juga :  Didampingi WR III, Dua Mahasiswa HES Unwahas Unjuk Gigi sebagai Pembicara Best Practices di Forum Internasional SICS Bali

Pada kesempatan itu, Kepala SIKL Friny Napasti menyatakan bahwa kerja sama ini menjadi salah satu upaya untuk mendukung pengembangan pendidikan Indonesia di luar negeri.

“Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa, tetapi juga memperkuat jaringan pendidikan Indonesia di kancah internasional, “ujarnya.

Kerja sama ini akan berlangsung selama satu tahun, dengan opsi perpanjangan setelah dilakukan evaluasi oleh kedua belah pihak. Melalui perjanjian ini, FISIP UIN Walisongo dan SIKL berkomitmen untuk bersama-sama memajukan pendidikan dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB