Madagaskar Geger! Militer Kudeta, Kolonel Randrianirina Siap Naik Tahta

- Penulis

Jumat, 17 Oktober 2025 - 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Demo di Madagaskar yang ricuh. (Dok istimewa)

Demo di Madagaskar yang ricuh. (Dok istimewa)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Dunia politik Madagaskar lagi-lagi heboh! Setelah drama panjang antara pemerintah dan militer, Kolonel Michael Randrianirina akhirnya muncul ke publik dengan pengumuman mengejutkan: “Saya akan segera dilantik jadi presiden!”

Pernyataan itu sontak bikin jagat politik Afrika panas dingin. Soalnya, langkah ini jelas-jelas menandai kudeta besar-besaran yang menggulingkan Presiden Andry Rajoelina, sang mantan DJ yang dulu juga naik lewat jalur kudeta tahun 2009. Ironis banget, ya?

Uni Afrika pun langsung bereaksi cepat. Mereka menangguhkan keanggotaan Madagaskar karena pengambilalihan kekuasaan dianggap ilegal. Dampaknya, negara pulau di Samudra Hindia itu kini diambang isolasi diplomatik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami akan memimpin sementara, memulihkan stabilitas, lalu menggelar pemilu baru,” ujar Randrianirina dalam konferensi pers di ibu kota Antananarivo.

Baca Juga :  80 Negara di Vladivostok Rusia, VEF 2026 Siap Buka Babak Baru Kerja Sama Asia-Rusia

Rencananya, pemerintahan transisi ini bakal berjalan selama dua tahun ke depan. Randrianirina bahkan sudah membubarkan hampir semua lembaga negara, kecuali Majelis Nasional.

Yang menarik, sang kolonel bukan sosok baru di dunia politik. Dulu dia komandan pasukan elit CAPSAT, unit yang dulu bantu Rajoelina merebut kekuasaan. Tapi kini, roda berputar—Randrianirina justru berbalik arah dan menentang mantan bosnya.

Selain CAPSAT, banyak aparat militer dan kepolisian juga dikabarkan ikut berpaling dari Rajoelina. Artinya, pondasi kekuasaan sang presiden benar-benar runtuh.

Kondisi ini bikin dunia luar makin waspada. Ketua Komisi Uni Afrika, Mahmoud Ali Youssouf, menegaskan kalau blok regional itu tetap teguh pada prinsip “supremasi hukum di atas kekuasaan militer.”

Baca Juga :  Ternyata Orang Indonesia Demen Plesiran Ke Luar Negeri, Malaysia Jadi Negara Favorit

Nah, kalau bicara kondisi rakyatnya, situasinya nggak kalah genting. Madagaskar yang berpenduduk sekitar 30 juta jiwa ini masih berjuang melawan kemiskinan ekstrem. Data Bank Dunia mencatat, tiga perempat penduduk hidup di bawah garis kemiskinan, dan pendapatan per kapitanya bahkan turun 45% sejak 1960-an.

Dengan kondisi ekonomi yang ringkih dan isolasi politik yang mengancam, banyak yang khawatir negeri penghasil vanila terbesar di dunia ini bakal terperosok makin dalam dalam krisis.

Kudeta Madagaskar bukan cuma urusan politik elite, tapi juga soal masa depan rakyat kecil yang sudah terlalu lama hidup dalam bayang-bayang ketidakpastian.

Dunia menunggu, apakah Randrianirina benar-benar bisa membawa “stabilitas” — atau justru babak baru dari kekacauan. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Netanyahu Naik Podium, Delegasi Indonesia Pilih Walk Out dari Sidang PBB
BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Iran Tebar Ranjau Lagi di Selat Hormuz, Perang dengan AS Makin Memanas
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 07:49 WIB

Netanyahu Naik Podium, Delegasi Indonesia Pilih Walk Out dari Sidang PBB

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB