Tragedi Hong Kong Guncang Pekerja Migran Indonesia: 7 Orang Jadi Korban, Ratusan Lainnya Masih Dicari!

- Penulis

Sabtu, 29 November 2025 - 13:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: REUTERS)

(Foto: REUTERS)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Duka mendalam menyelimuti komunitas pekerja migran Indonesia di Hong Kong. Kebakaran dahsyat yang melalap kompleks apartemen Wang Fuk Court, Tai Po, Rabu (26/11), menyisakan cerita pilu.

Sebanyak 140 WNI yang tinggal dan bekerja di kawasan itu ikut terdampak dalam musibah yang disebut sebagai kebakaran terbesar dalam beberapa dekade terakhir.

Dalam rilis resminya pada Sabtu (29/11), KJRI Hong Kong mengungkapkan bahwa seluruh WNI di kompleks itu merupakan PMI sektor domestik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari total jumlah tersebut, baru 61 orang yang berhasil dikonfirmasi keberadaannya, termasuk mereka yang selamat maupun yang meninggal dunia.

Baca Juga :  Indonesia–Pakistan Economic Networking Forum 2025: Memperkuat Kolaborasi Ekonomi dan Persahabatan Dua Negara

Sementara 79 WNI lainnya masih belum diketahui kondisi dan keberadaannya.

“Termasuk WNI/PMI korban meninggal. Sementara 79 lainnya masih terus diverifikasi keberadaan dan kondisinya,” tulis KJRI Hong Kong.

Musibah yang melahap tujuh dari delapan gedung apartemen itu telah merenggut 128 nyawa, dan tragisnya tujuh di antaranya adalah WNI perempuan, seluruhnya bekerja sebagai PMI sektor domestik.

Selain itu, puluhan korban lain terluka, termasuk satu WNI yang kini dalam kondisi serius.

Untuk membantu para korban, KJRI Hong Kong telah menurunkan tim ke lokasi, membuka posko darurat, melakukan pendataan identitas, hingga menyalurkan bantuan mendesak untuk para penyintas.

Baca Juga :  Refleksi 75 Tahun Hubungan RI-RRT: Meneguhkan Diplomasi Ekonomi dan Sosial

Pihak KJRI juga terus berkoordinasi dengan jaringan masyarakat Indonesia di Hong Kong untuk menelusuri informasi terkait WNI yang belum ditemukan.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan otoritas setempat. Insiden tersebut menghancurkan sekitar 2.000 unit apartemen di kompleks padat penduduk yang dihuni lebih dari 4.000 orang, banyak di antaranya adalah lansia.

Duka mendalam untuk para korban. Semoga keluarga diberi kekuatan dan para korban selamat segera ditemukan. (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Tegaskan Dukungan Total untuk Palestina, Rekonstruksi Gaza Jadi Komitmen Nyata
Ketika Sepak Bola Bukan Lagi Prioritas: Kenangan Sesungguhnya dari Piala Dunia 2026
Selamat! Akhirnya Spanyol Juara!
Ambisi Inggris di Arktika: Tantangan dari Skotlandia dan Risiko bagi Skandinavia
Wow! China Resmi Tanam Chip Otak Komersial Pertama di Dunia, Siap Saingi Neuralink Elon Musk?
Indonesia dan Armenia Perkuat Kemitraan Industri di Tengah Peringatan 34 Tahun Hubungan Diplomatik
Arktik sebagai Medan Perang Baru: Ketika Isu Lingkungan Jadi Alat Geopolitik
Menperin RI Gelar Rangkaian Pertemuan Bilateral di INNOPROM 2026 dengan Armenia, Belarus, Kazakhstan, Kyrgyzstan, dan Tatarstan
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 23:34 WIB

Indonesia Tegaskan Dukungan Total untuk Palestina, Rekonstruksi Gaza Jadi Komitmen Nyata

Senin, 20 Juli 2026 - 09:38 WIB

Selamat! Akhirnya Spanyol Juara!

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:02 WIB

Ambisi Inggris di Arktika: Tantangan dari Skotlandia dan Risiko bagi Skandinavia

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:58 WIB

Wow! China Resmi Tanam Chip Otak Komersial Pertama di Dunia, Siap Saingi Neuralink Elon Musk?

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:37 WIB

Indonesia dan Armenia Perkuat Kemitraan Industri di Tengah Peringatan 34 Tahun Hubungan Diplomatik

Berita Terbaru

LINTAS AKADEMIKA

Gerak Jalan MTs Muhammadiyah 20 Menongo Makin Solid Jelang HUT RI ke-81

Senin, 27 Jul 2026 - 22:27 WIB