Rombongan RI Batal Ikut Flotilla ke Gaza, Ada Apa?

- Penulis

Minggu, 14 September 2025 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Misi Kapal Bantuan Kemanusiaan Internasional ke Gaza, Palestina, yang dikenal dengan nama Global Sumud Flotilla. (Foto: CNN Indonesia)

Misi Kapal Bantuan Kemanusiaan Internasional ke Gaza, Palestina, yang dikenal dengan nama Global Sumud Flotilla. (Foto: CNN Indonesia)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG – Kabar mengejutkan datang dari Indonesia Global Peace Convoy (IGPC). Rombongan asal Indonesia resmi mundur dari Misi Kapal Bantuan Kemanusiaan Internasional ke Gaza, Palestina yang dikenal dengan nama Global Sumud Flotilla.

Lewat unggahan di Instagram resminya pada Jumat (12/9) malam, IGPC menjelaskan alasan kenapa mereka batal melanjutkan pelayaran bersama para aktivis dunia untuk menembus blokade laut Israel.

Selama hampir dua minggu di Tunisia, tim Indonesia sebenarnya sudah ikut latihan, koordinasi dengan relawan dari berbagai negara, hingga persiapan teknis. Tapi ternyata, kondisi di lapangan jauh lebih rumit dari yang dibayangkan.

Masalah utamanya? Kapal yang siap berlayar jumlahnya jauh berkurang, sementara peserta malah makin banyak membludak.

Akhirnya, Steering Committee Global Sumud Flotilla (SC GSF) terpaksa memangkas jumlah peserta sesuai ketersediaan kapal.

IGPC Indonesia pun mengambil langkah bijak: mundur dari rombongan dan menyerahkan jatah kursinya kepada peserta internasional lain.

Baca Juga :  ISU Tolak Banding Inggris: Kembali Isolasi Rusia di Kejuaraan Dunia Figure Skating?

“Keputusan ini diambil sebagai strategi agar misi flotilla bisa tetap berjalan sukses,” tulis IGPC dalam unggahannya.

Meski mundur, IGPC menegaskan tetap all out mendukung misi kemanusiaan maritim terbesar dalam sejarah itu.

Flotilla sendiri adalah aksi solidaritas warga dunia yang berlayar menembus blokade Israel sembari membawa bantuan untuk rakyat Gaza. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Selamat! Akhirnya Spanyol Juara!
Ambisi Inggris di Arktika: Tantangan dari Skotlandia dan Risiko bagi Skandinavia
Wow! China Resmi Tanam Chip Otak Komersial Pertama di Dunia, Siap Saingi Neuralink Elon Musk?
Indonesia dan Armenia Perkuat Kemitraan Industri di Tengah Peringatan 34 Tahun Hubungan Diplomatik
Arktik sebagai Medan Perang Baru: Ketika Isu Lingkungan Jadi Alat Geopolitik
Menperin RI Gelar Rangkaian Pertemuan Bilateral di INNOPROM 2026 dengan Armenia, Belarus, Kazakhstan, Kyrgyzstan, dan Tatarstan
Kerennya China! Sudah Tanam 66 Miliar Pohon, Pertumbuhannya Malah Ngebut Kalahkan Hutan Alami
PM India Narendra Modi Sambangi Indonesia Pekan Depan, Temui Prabowo dan Kunjungi Yogyakarta
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 09:38 WIB

Selamat! Akhirnya Spanyol Juara!

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:02 WIB

Ambisi Inggris di Arktika: Tantangan dari Skotlandia dan Risiko bagi Skandinavia

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:58 WIB

Wow! China Resmi Tanam Chip Otak Komersial Pertama di Dunia, Siap Saingi Neuralink Elon Musk?

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:37 WIB

Indonesia dan Armenia Perkuat Kemitraan Industri di Tengah Peringatan 34 Tahun Hubungan Diplomatik

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:50 WIB

Arktik sebagai Medan Perang Baru: Ketika Isu Lingkungan Jadi Alat Geopolitik

Berita Terbaru