Delegasi Ramai-Ramai WO Saat Netanyahu Mau Pidato di PBB: Bukti Dunia Protes pada Israel?

- Penulis

Minggu, 28 September 2025 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PM Israel Benyamin Netanyahu saat pidato di Sidang PBB, di New York, 2025 (foto: detik.com)

PM Israel Benyamin Netanyahu saat pidato di Sidang PBB, di New York, 2025 (foto: detik.com)

SUARAMUDA.NET, NEW YORK — Sidang Umum PBB tiba-tiba jadi panas bukan karena debat, tapi gara-gara aksi walk out massal.

Begitu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan naik ke podium, sejumlah delegasi dari berbagai negara langsung angkat kaki dan keluar ruangan.

Aksi WO ini jelas bukan tanpa alasan. Para delegasi ingin menunjukkan protes keras terhadap kebijakan Israel, terutama soal konflik Palestina yang belum juga ada ujungnya.

Dengan cara ini, mereka menegaskan ketidaksetujuan tanpa perlu berkata panjang lebar.

Momen dramatis itu pun jadi sorotan media dunia. Bayangkan, saat Netanyahu siap bicara, deretan kursi kosong langsung mengirimkan pesan politik yang lantang: dunia makin berani menegur Israel di depan publik internasional.

Baca Juga :  Kepemimpinan Melalui Agresi: Siapa Korban Ambisi Amerika Berikutnya Setelah Iran?

Meski begitu, Netanyahu tetap lanjut dengan pidatonya. Namun, nuansa tegang dan simbol perlawanan dari aksi WO ini seolah jadi cerita utama yang lebih menarik ketimbang isi pidatonya sendiri. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Iran Tebar Ranjau Lagi di Selat Hormuz, Perang dengan AS Makin Memanas
Prabowo di Rusia: Samudra Pasifik Penghubung, Indonesia Tegaskan Posisi Non-Blok
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Rabu, 9 September 2026 - 07:53 WIB

Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB