Soal Palestina, 4 Raksasa DK PBB Kompak Akui Palestina, Tinggal AS yang Ngeyel

- Penulis

Jumat, 26 September 2025 - 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Ilustrasi/ gambar: Vector Stock)

(Ilustrasi/ gambar: Vector Stock)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Peta politik dunia lagi panas! Dari lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB (DK PBB) yang punya hak veto, empat di antaranya udah resmi mengakui Palestina sebagai negara.

Mereka adalah China, Rusia, Inggris, dan Prancis. Nah, tinggal Amerika Serikat yang masih belum mau ikut arus besar ini.

Momen ini jadi sorotan global karena dua negara Eropa besar, Inggris dan Prancis, baru aja ambil sikap bersejarah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden Prancis Emmanuel Macron dengan lantang menyampaikan pengakuannya di konferensi solusi dua negara pada Senin (22/8).

Baca Juga :  Tenaga Non-ASN Lolos Seleksi PPPK Kota Semarang Tak Seusai Kualifikasi, Kok Bisa!?

“Hari ini, Prancis mengakui negara Palestina,” tegas Macron, sambil menekankan komitmen lama negaranya untuk perdamaian Timur Tengah.

Tak mau ketinggalan, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer juga bikin gebrakan. “Untuk menghidupkan kembali harapan perdamaian bagi Palestina dan Israel, Inggris secara resmi mengakui Negara Palestina,” ujarnya mantap.

Pengakuan dari dua raksasa Eropa ini otomatis bikin Israel makin tersudut di panggung dunia. Buat Palestina, meskipun kecil, ini bisa jadi titik terang baru untuk masa depan mereka.

FYI, lima anggota tetap DK PBB—AS, Rusia, China, Inggris, dan Prancis—punya hak veto superkuat. Artinya, satu suara “tidak” dari mereka bisa langsung bikin resolusi gagal total.

Baca Juga :  Menanti Gebrakan Tri Manto Perjuangkan Nasib Guru Wiyata di Pati

Kalau ada yang abstain, voting lanjut ke anggota non-tetap. Dan kalau sembilan dari mereka setuju, resolusi bisa lolos.

Meski begitu, posisi “Big Five” ini tetap jadi poros utama dalam menjaga keamanan dunia.

Ironisnya, justru sekarang dunia bisa melihat jurang besar: empat udah berani berdiri bersama Palestina, sementara satu negara—Amerika Serikat—masih keras kepala mempertahankan sikapnya.

Pertanyaannya, berapa lama lagi AS bakal tahan sendirian? (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo
Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
MUI Jateng Punya “Skuad” Baru: Banyak Profesor, Siap Jadi Cooling System di Tengah Dinamika Zaman
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 09:24 WIB

Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Kamis, 10 September 2026 - 15:15 WIB

FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!

Senin, 7 September 2026 - 20:18 WIB

Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB