Berkolaborasi dengan Kelompok Wanita Tani Kedaton, Tim Pusaka Toga LSiS UGM Manfaatkan Minyak ‘Jelantah’ Jadi Lilin Aromaterapi

- Penulis

Kamis, 8 Agustus 2024 - 07:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA – Belum lama ini, Tim PPK Ormawa LSiS FMIPA Universitas Gajah Mada Yogyakarta lewat Tim Pusaka Toga menggelar pelatihan pembuatan lilin aromaterapi dengan memaanfaatkan minyak jelantah di Dukuh Kedaton, Bantul, Yogyakarta, Selasa (30/7/2024) lalu.

Dalam rilis yang disampaikan suaramuda.net, Kamis (8/8/2024), program pelatihan pembuatan lilin aromaterapi itu bertujuan untuk memanfaatkan minyak jelantah hasil rumah tangga menjadi sebuah produk yang lebih memiliki manfaat. Oleh karenanya, Tim PPK Ormawa LSiS FMIPA UGM melaksanakan serangkaian program Pusaka Toga bersama dengan ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) Padukuhan Kedaton.

Mahasiswa selaku trainer, Rima dan Kimiko, menyampaikan bahwa lilin aromaterapi merupakan salah satu produk yang terbuat dari lilin dan minyak esensial yang memiliki wangi tertentu sebagai ciri khasnya. Keduanya, juga mendampingi praktik pembuatan lilin dari sumber minyak jelantah serta memanfaatkan tanaman toga sebagai pewanginya.

Terlihat antusiasme yang tinggi peserta yang terdiri atas ibu-ibu dari KWT. Hal itu juga ditunjukkan dari partisipasi mereka dalam pembuatan lilin yang terbuat dari minyak jelantah dan juga memanen tanaman toga berupa daun sereh. Masing-masing diberikan kesempatan untuk mengeksplorasi diri dalam pembuatan lilin.

Adapun, proses pembuatan lilin diawali dengan memotong daun sereh yang sudah disediakan. Setelah itu, daun sereh yang telah diiris kemudian dimasukkan kedalam minyak jelantah yang telah dimasak sebelumnya. Cara itu dilakukan agar aroma khas minyak jelantah dapat diminimalisir dengan minyak atsiri yang dihasilkan dari daun sereh itu.

Tahap berikutnya, setelah tercium aroma daun sereh minyak daun sereh kemudian disaring dan ditambahkan serbuk asam stearat yang berfungsi untuk memadatkan minyak agar dapat menjadi lilin. Langkah selanjutnya, lilin cair yang telah dimasak tersebut kemudian ditempatkan di wadah hingga memadat.

Baca Juga :  Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kendal Kunjungi Bunda Mom Baby Care di Rowosari

Diajari strategi pemasaran

Lilin aromaterapi, terbuat dari minyak jelantah dan ekstrak daun sereh oleh Tim Pusaka Toga LSiS FMIPA Universitas Gajah Mada Yogyakarta (dok: istimewa) 

Program Pusaka Toga oleh mahasiswa PPK Ormawa LSiS FMIPA Universitas Gajah Mada Yogyakarta rupanya tak hanya memberikan materi pelatihan. Lebih dari itu, dalam upaya mendukung keberlanjutan usaha, para mahasiswa juga memberikan pengetahuan cara pengemasan hingga strategi pemasaran.

Para peserta dibekali juga cara penetapan harga jual yang kompetitif, serta upaya pemasaran produk yang baru saja dilatihkan itu, baik secara langsung maupun dengan memanfaatkan media sosial.

Pelatihan pembuatan lilin aromaterapi merupakan langkah positif dalam pemberdayaan ekonomi dan peningkatan keterampilan. Dengan bekal yang didapat dari pelatihan ini, para peserta diharapkan mengembangkan usaha lilin aromaterapi sekaligus dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarang Makin Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional, Persiapannya Sudah 80 Persen
Festival Balon Wonosobo Disorot, Saat Ikon Budaya Bersinggungan dengan Program Politik
Dihadapan Ormas Keagamaan se-Kota Semarang, Ketua FKUB: Persoalan Lingkungan dan Bencana Tanggung Jawab Bersama
Gemuruh Semangat di Sukoharjo, Ratusan Ksatria Penjaga Ulama Resmi Sandang Baret Kebesaran Banser
UCC Terboyo Diproyeksikan Jadi Mesin Ekonomi Baru Kota Semarang
Semarak HUT RI ke-81, KBRI Tunis dan PPI Tunisia Gelar Merdeka Summer Run & Clean The City
Muktamar XVI Tapak Suci Sukses, Ogan Ilir dan Perwil Mesir Dorong Kader Kuasai Bahasa Asing
Lulusan SMK Paling Banyak Menganggur, Kok Bisa?
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:49 WIB

Semarang Makin Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional, Persiapannya Sudah 80 Persen

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:23 WIB

Festival Balon Wonosobo Disorot, Saat Ikon Budaya Bersinggungan dengan Program Politik

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:35 WIB

Dihadapan Ormas Keagamaan se-Kota Semarang, Ketua FKUB: Persoalan Lingkungan dan Bencana Tanggung Jawab Bersama

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Gemuruh Semangat di Sukoharjo, Ratusan Ksatria Penjaga Ulama Resmi Sandang Baret Kebesaran Banser

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:10 WIB

UCC Terboyo Diproyeksikan Jadi Mesin Ekonomi Baru Kota Semarang

Berita Terbaru

KILAS GLOBAL

Ratusan Diaspora Indonesia di Tunisia Semarakkan HUT RI ke-81

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:10 WIB