Peran Pendidikan Pancasila dalam Menghadapi Tantangan Era Digital

- Penulis

Minggu, 21 September 2025 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Farah Umi Nadhiroh, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Yogyakarta

Farah Umi Nadhiroh, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Yogyakarta

Oleh: Farah Umi Nadhiroh*)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Pada era digital sekarang yang terus berkembang, pentingnya pendidikan Pancasila menjadi semakin menonjol. Dalam berbagai aspek-aspek kehidupan, isu ini muncul sebagai langkah.

Strategis untuk menjaga keutuhan identitas nasional dan memastikan integrasi positif di tengah kompleksitas dunia digital saat ini. Media sosial, sebagai kanal utama informasi yang memiliki pengaruh besar terhadap persepsi di kalangan masyarakat saat ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peran penting pendidikan Pancasila di era digital diantaranya, pertama; menanamkan nilai kebenaran dan tanggung jawab dalam penyampaian informasi. Pendidikan Pancasila mengajarkan pentingnya nilai kejujuran dan tanggung jawab sosial.

Di era digital, di mana informasi mudah tersebar luas, sikap jujur dan bertanggung jawab ini sangat penting agar seseorang tidak menyebarkan informasi palsu atau hoaks yang dapat merugikan orang lain dan menimbulkan konflik sosial.

Baca Juga :  Banjir dan Potret Lemahnya Kebijakan Mitigasi Pemerintah

Kedua; mengembangkan sikap kritis melalui literasi digital berbasis Pancasila. Pancasila mendorong warga negara untuk berpikir kritis dan objektif.

Pendidikan Pancasila dapat menghadirkan literasi digital yang menuntun seseorang untuk memverifikasi dan mengevaluasi sumber informasi sebelum membagikannya, sehingga mengurangi penyebaran berita bohong dan informasi menyesatkan.

Ketiga; mendorong etika dan toleransi dalam komunikasi digital. Nilai-nilai seperti gotong royong, persatuan, dan penghormatan terhadap sesama di Pancasila mengajarkan etika berkomunikasi yang santun dan toleran.

Pendidikan Pancasila membentuk perilaku pengguna internet agar tidak menyebarkan ujaran kebencian atau pemecah belah di media sosial, menciptakan ekosistem digital yang sehat dan harmonis.

Baca Juga :  Dualisme Perlawanan Trunojoyo: Antara Tindakan Kepahlawan Atau Pemberontakan

Kini, saya semakin yakin bahwa pendidikan Pancasila bukan hanya pelajaran di kelas, tapi panduan batin yang harus hidup dalam setiap detak pikiran kita di era digital.

Dengan nilai-nilai itu, kita mampu mengarungi lautan informasi dengan bijak, menyampaikan pesan tanpa salah, dan membangun dunia maya yang lebih baik

Harapanku, setiap orang mampu menyalakan kompas Pancasila dalam pikirannya agar tidak mudah tersesat dalam arus informasi yang begitu deras ini. (Red)

*) Farah Umi Nadhiroh, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Yogyakarta

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menghemat Anggaran, Menekan Food Waste: Kantin Sekolah adalah Jalan Tengah MBG
Filosofi “Haha-Hihi” Purbaya: Belajar Tenang di Tengah Badai
Membaca dan Memahami: Jalan Menuju Keselamatan
Membaca Nalar Logis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 282/PUU-XXIII/2025: Lembaga Negara Tidak Memiliki Perasaan Seperti Manusia
Profesionalisme: Seni Beradaptasi di Lingkungan Kerja
Palu Arit dan Bulan Bintang: Jalan Sunyi Sang Bolsyewik Mengawinkan Dua Poros Besar
Di Balik Tenda Pengungsian, Ada Rasa Aman yang Harus Dijaga
Menjaga Gunung Ungaran, Menimbang Masa Depan Energi Kabupaten Semarang
Berita ini 17 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:50 WIB

Menghemat Anggaran, Menekan Food Waste: Kantin Sekolah adalah Jalan Tengah MBG

Jumat, 18 September 2026 - 18:53 WIB

Filosofi “Haha-Hihi” Purbaya: Belajar Tenang di Tengah Badai

Kamis, 17 September 2026 - 08:25 WIB

Membaca dan Memahami: Jalan Menuju Keselamatan

Kamis, 10 September 2026 - 07:34 WIB

Membaca Nalar Logis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 282/PUU-XXIII/2025: Lembaga Negara Tidak Memiliki Perasaan Seperti Manusia

Selasa, 8 September 2026 - 08:49 WIB

Profesionalisme: Seni Beradaptasi di Lingkungan Kerja

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB