Indonesia dan Rusia Perkuat Kerja Sama Olahraga, Termasuk Drone Racing dan Pencak Silat

- Penulis

Kamis, 11 September 2025 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, MOSKOW — Kepala Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, melakukan kunjungan kerja penting ke Rusia.

Kunjungan ini ditandai dengan serangkaian pertemuan tingkat tinggi dan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang memperkuat hubungan bilateral di bidang olahraga, kepemudaan, dan sosial budaya.

Oktohari didampingi oleh Koordinator Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Moskow, Nanang Syaiful Fadilah, melakukan pertemuan dengan sejumlah pejabat kunci olahraga Rusia, yaitu:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Menteri Olahraga Federasi Rusia, Mikhail Vladimirovich Degtyarev.
2. Deputi Pertama Kementerian Olahraga Federasi Rusia, Odes Baysultanov.
3. Kepala Federasi Balap Drone Rusia, Ilya Galaev.
4. Kepala Federasi Pencak Silat Rusia, Valery Mostrovoy.

Puncak dari kunjungan ini adalah penandatanganan MoU sebagai bentuk pengukuhan kerja sama saling menguntungkan antara Indonesia dan Rusia.

Kerja sama ini tidak hanya mencakup bidang olahraga konvensional, tetapi juga bidang-bidang baru dan berkembang.

Pelatihan Drone Racing sebagai Bagian dari E-Sports

Baca Juga :  Lawan Hegemoni Dolar, Indonesia & China Gaspol Uji Coba QRIS Lintas Negara

Salah satu topik utama yang dibahas adalah pengembangan drone racing (balap drone) yang dikategorikan sebagai cabang olahraga elektronik (e-sports).

Rusia memiliki minat dan infrastruktur yang berkembang pesat dalam bidang ini. Melalui kerja sama ini, Indonesia dan Rusia akan berbagi pengetahuan, teknologi, dan menyelenggarakan event bersama untuk memajukan olahraga drone racing secara global.

Ini merupakan peluang strategis bagi Indonesia untuk menunjukkan kepemimpinannya dalam menginisiasi olahraga modern.

Pengembangan Pencak Silat di Rusia

Kerja sama dalam pengembangan Pencak Silat menjadi highlight lainnya. Seni bela diri tradisional Indonesia ini telah mendapatkan tempat khusus di hati masyarakat Rusia.

Kepala Federasi Pencak Silat Rusia, Valery Mostrovoy, mengungkapkan bahwa jumlah peminat Pencak Silat di Rusia telah mencapai lebih dari 1.000 orang murid, sebuah angka yang menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi.

Sejarah Kerja Sama Olahraga Indonesia-Rusia

Hubungan kerja sama olahraga antara Indonesia dan Rusia (sebelumnya Uni Soviet) telah terjalin sejak lama. Atlet-atlet Indonesia di era 1960-an dan 1970-an, khususnya di cabang bola voli dan atletik, sering melakukan kunjungan dan pertandingan persahabatan ke Moskow.

Baca Juga :  Chaos! Menteri Luar Negeri Nepal di Amuk Massa, Bandara Ikut Lumpuh

Rusia juga dikenal sebagai mitra penting dalam penyediaan pelatih dan pertukaran ahli untuk berbagai cabang olahraga.

Dalam beberapa tahun terakhir, kerja sama ini semakin menguat, terutama menyambut event-event besar seperti Olimpiade 2024 dan berbagai kejuaraan dunia.

Rusia memiliki tradisi olahraga yang sangat kuat, sementara Indonesia adalah kekuatan olahraga yang terus tumbuh di Asia Tenggara dan dunia. Sinergi ini saling menguntungkan untuk peningkatan prestasi atlet kedua negara.

Kunjungan Raja Sapta Oktohari ini diharapkan dapat membuka babak baru kerja sama yang lebih konkret, tidak hanya dalam pertukaran atlet dan pelatih, tetapi juga dalam pengembangan olahraga-olahraga inovatif seperti drone racing dan pengakuan global terhadap Pencak Silat sebagai olahraga kompetitif yang disegani. (Red)

Sumber: KBRI Moskow

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Iran Tebar Ranjau Lagi di Selat Hormuz, Perang dengan AS Makin Memanas
Prabowo di Rusia: Samudra Pasifik Penghubung, Indonesia Tegaskan Posisi Non-Blok
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Rabu, 9 September 2026 - 07:53 WIB

Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB