Dari Sorak Buruh ke Tangis Ojol: Demo 28 Agustus Jakarta Berakhir Tragis

- Penulis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Demo di depan Gedung DPR/MPR RI. (Liputan6.com/Ady Anugrahadi)

Demo di depan Gedung DPR/MPR RI. (Liputan6.com/Ady Anugrahadi)

SUARAMUDA.NET, JAKARTA — Awalnya suasana depan Kompleks DPR/MPR RI pada Kamis (28/8/2025) terlihat penuh energi tapi damai. Ribuan buruh dari berbagai serikat datang dengan bendera dan spanduk warna-warni, menyuarakan tuntutan mereka.

Musik dangdut jalanan sempat terdengar, ikut memecah riuh sorak sorai massa yang menuntut “hapus outsourcing” dan “tolak upah murah.”

Di tengah panasnya Jakarta siang itu, aksi tampak terorganisir. Massa bergantian berorasi di mobil komando. Mereka menuntut kenaikan upah minimum provinsi (UMP) 2026 sebesar 8,5–10,5 persen, serta perbaikan kebijakan tenaga kerja yang dianggap semakin menekan buruh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gerakan yang mereka sebut HOSTUM (Hapus Outsourcing, Tolak Upah Murah) tidak hanya terjadi di ibu kota, tapi juga serentak di 38 provinsi.

Baca Juga :  Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan

Namun, sore menjelang malam, suasana berubah. Ketegangan meningkat setelah sebagian massa mulai memblokir jalan tol dalam kota. Suara petasan dan botol kaca dilemparkan ke arah aparat.

Polisi yang sejak pagi berjaga akhirnya menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa. Aksi damai seketika pecah jadi kericuhan.

Di tengah kekacauan itu, tragedi terjadi. Sebuah kendaraan taktis (rantis) Brimob melintas cepat di sekitar kawasan Pejompongan. Seorang driver ojek online, dengan jaket hijau khasnya, tertabrak dan terlindas hingga tewas di tempat.

Video amatir dari warga langsung viral di media sosial, memicu gelombang marah dan duka. Banyak netizen menilai aparat bertindak berlebihan, sementara pihak kepolisian berjanji akan melakukan investigasi dan menindak tegas anggotanya yang terbukti lalai.

Kericuhan juga merembet ke layanan transportasi umum. KRL Commuter Line jalur Cikarang–Kampung Bandan terpaksa tidak berhenti di Stasiun Karet karena lokasi terlalu dekat dengan titik aksi.

Baca Juga :  Pramono Pengen Jakarta International Stadium (JIS) Jadi Seperti Stadion Old Trafford Manchester United atau Stamford Bridge Chelsea

Transjakarta pun mengalihkan sejumlah rute yang melewati Monas, Senayan, hingga Tanah Abang. Ribuan penumpang terpaksa mencari jalan alternatif untuk pulang.

Tak hanya jadi sorotan dalam negeri, media asing pun ikut menyorot. Bloomberg menyebut aksi ini sebagai tanda ketidakpuasan publik yang semakin meningkat terhadap kebijakan pemerintah Presiden Prabowo Subianto.

Demo buruh 28 Agustus meninggalkan catatan kelam: dari awalnya semarak penuh semangat perjuangan, berubah jadi malam penuh gas air mata, lalu diakhiri dengan kabar duka seorang ojol yang kehilangan nyawanya. Sebuah pengingat bahwa di balik teriakan tuntutan, ada nyawa yang ikut jadi korban. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura
Jokowi Bikin Pernyataan Berani: “PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan”
Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah
Pidato di PBB, Sugiono Bawa Pesan Prabowo: Dunia Butuh Ketahanan dan Kerja Sama
Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:03 WIB

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Senin, 28 September 2026 - 09:29 WIB

Jokowi Bikin Pernyataan Berani: “PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan”

Minggu, 27 September 2026 - 11:44 WIB

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Minggu, 27 September 2026 - 09:31 WIB

Pidato di PBB, Sugiono Bawa Pesan Prabowo: Dunia Butuh Ketahanan dan Kerja Sama

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Berita Terbaru

Ilustrasi: suaramuda.net

Sino Insight

China Pimpin BRICS 2027, Dedolarisasi Kembali Jadi Sorotan

Rabu, 30 Sep 2026 - 13:42 WIB

KILAS GLOBAL

Mengapa Greenland Penting bagi AS, Eropa, dan Masa Depan Arktik

Rabu, 30 Sep 2026 - 12:28 WIB

KABAR NUSANTARA

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Selasa, 29 Sep 2026 - 10:03 WIB