Dua Ruang, Satu Teguran

- Penulis

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 17:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, SEMARANG
Dialog Imajiner 1: Sudewo & Mendagri.
Pagi itu, ruang kerja Mendagri dingin. Pendingin ruangan bekerja terlalu baik, atau mungkin suasananya yang memang membeku.

Mendagri: “Pak Bupati Pati… saya dengar Anda menaikkan PBB P2 sebesar 250%?”

Sudewo (tersenyum tipis): “Betul, Pak Menteri. Untuk meningkatkan PAD.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mendagri: “PAD, ya. Tapi rakyat Anda teriak kesakitan. Itu seperti mengobati demam dengan membakar rumahnya.”

Sudewo: “Tapi ini demi pembangunan, Pak. Jalan, jembatan, drainase…”

Mendagri: “Pembangunan tanpa rakyat yang mampu bayar pajak itu seperti membangun gedung di atas pasir. Kalau warga sampai menjual harta miliknya untuk bayar pajak… itu bukan pembangunan, itu pemiskinan.”

Sudewo (mulai gelisah): “Saya sudah siap kalau rakyat mau demo. Silakan saja.”

Mendagri (menatap tajam): “Nah, itu yang lebih bahaya. Kalau kepala daerahnya sudah merasa kebal demo, tandanya ia sudah lupa cara mendengar. Ingat, Anda bukan panglima perang. Anda pelayan publik.”

Baca Juga :  Puisi: Sahabatku

Sudewo: “Saya… akan mempertimbangkan masukan Bapak.”

Mendagri: “Pertimbangkan cepat. Sebelum suara rakyat berubah jadi gelombang yang menenggelamkan kursi Anda.”

Sudewo diam. AC tetap dingin. Tapi keningnya mulai basah.

Dialog Imajiner 2: Sudewo & Elit Gerindra

Ruang rapat DPP Gerindra sore itu tak terlalu ramai. Tapi aura tegangnya cukup untuk membuat siapa pun menelan ludah dua kali.

Elit Partai: “Mas Sudewo… ini kabar dari Pati. PBB naik 250%? Rakyat marah besar.”

Sudewo (dengan suara datar): “Saya hanya ingin meningkatkan pendapatan daerah.”

Elit Partai: “Pendapatan daerah itu penting, tapi suara rakyat lebih penting. Ingat, yang memilih Anda itu rakyat… dan yang memilih partai ini juga rakyat.”

Sudewo: “Saya siap jelaskan ke publik.”

Elit Partai: “Jelaskan? Mas, di politik itu, ketika rakyat sudah sakit hati, penjelasan sering hanya terdengar seperti pembenaran. Anda mau kita kehilangan kursi di Pati?”

Baca Juga :  Semarak Milad Ke-24: RS Baitul Hikmah Kendal Gelar Jalan Sehat dan Bagi-bagi Uang, Kamu Dapat?

Sudewo (menghela napas): “Saya kira partai akan mendukung langkah ini.”

Elit Partai: “Kita mendukung langkah yang pro-rakyat. Bukan yang bikin rakyat meringis. Ingat, di kotak suara nanti, warga tidak akan menulis ‘terima kasih atas pembangunan’. Mereka akan ingat siapa yang membuat mereka sulit makan.”

Sudewo: “….”

Elit Partai: “Mas Sudewo, dalam politik itu ada garis merah. Salah satunya: jangan membuat rakyat marah menjelang pemilu. Kalau sampai itu terjadi, rakyat tidak akan ingat apa yang sudah kita bangun… mereka cuma ingat siapa yang membuat mereka menderita.”

Sudewo (lirih): “Baik… saya mengerti.”

Hening.
Di luar, suara hujan terdengar pelan. Seolah ikut mengingatkan: suara tetes air itu kecil, tapi kalau terus menerus… bisa merobohkan batu. (*)

Penulis: Ali Achmadi, praktisi pendidikan dan pemerhati masalah sosial, tinggal di Pati.

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
Menyulam Kebhinekaan dalam Irama Borneo
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Staycation Seru di Montera Glamping Lembang

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Jumat, 11 September 2026 - 13:22 WIB

TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB