Piye, Go? Donasi Arep Demo Pajak 250% Malah Disita Satpol PP!

- Penulis

Selasa, 5 Agustus 2025 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

POV: kericuhan akibat Satpol PP Pati yang membubarkan aksi penggalangan donasi untuk demo tolak pajak 250 persen di Pati, Jateng. (Sumber foto: detik.com)

POV: kericuhan akibat Satpol PP Pati yang membubarkan aksi penggalangan donasi untuk demo tolak pajak 250 persen di Pati, Jateng. (Sumber foto: detik.com)

SUARAMUDA.NET, PATI — Suasana di sekitar Alun-Alun Pati, Selasa (5/8/2025), mendadak ricuh. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pati membubarkan posko penggalangan dana milik aliansi masyarakat yang menolak kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang dikabarkan melonjak hingga 250 persen.

Massa yang tak terima dengan pembubaran itu sempat terlibat adu mulut dengan petugas. Bahkan, mereka nekat menduduki truk Satpol PP yang memuat hasil donasi.

Suasana pun semakin panas saat sejumlah massa berusaha merebut kembali kardus-kardus berisi air mineral, dan melemparkannya ke jalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Iki lho, Pak, sumbangan warga, kok malah disita. Piye to ature?” teriak salah satu warga yang ikut aksi.

Baca Juga :  Viral Pamer Saldo ATM Rp200 Miliar Calon Bupati Pati Slamet Warsito: Jangan Salah, Begini Maksudnya!

Plt Sekda Pati, Riyoso, sempat terlihat di tengah massa, namun langsung ditarik mundur kembali ke Kantor Bupati karena situasi kian tak kondusif.

Koordinator aksi, Supriyono, menyebut tindakan aparat sangat arogan. Ia menjelaskan bahwa penggalangan dana telah dilakukan sejak 1 Agustus 2025 dan sudah dilaporkan secara resmi ke Polresta serta Bupati Pati.

“Ini sumbangan rakyat, bukan untuk kepentingan pribadi. Untuk konsumsi aksi tanggal 13 nanti. Surat pemberitahuan sudah dikirim. Lah kok malah disita?” ujar Supriyono dengan nada kesal.

Ia bahkan naik ke atas truk Satpol PP dan meminta seluruh barang hasil donasi diturunkan kembali.

Baca Juga :  Drama Politik Pati Memanas: DPRD Sepakat Bikin Pansus, Apakah Nasib Sudewo Diujung Tanduk?
Sumber foto: instagram @portalsemarang

Tak hanya itu, ia menuding kebijakan kenaikan PBB-P2 hingga 250 persen sebagai kebijakan sepihak dan menyalahi Perda.

“Seharusnya ini dibahas dulu dengan masyarakat. Bukan langsung tembak naik begini,” tegasnya.

Meski dibubarkan, Supriyono menegaskan pihaknya akan tetap melanjutkan penggalangan donasi.

Wong iki demi rakyat, yo tetap jalan. Nek diganggu meneh, yo kita lawan!”

Di media sosial, netizen juga ramai membahas insiden ini. Banyak yang membela gerakan massa, sambil menyindir pemerintah: “Ora main, Go! Pemerintah saiki kok yo ngono…”. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
MUI Jateng Punya “Skuad” Baru: Banyak Profesor, Siap Jadi Cooling System di Tengah Dinamika Zaman
Demi Rp5,3 Triliun, Perut Gunung Ungaran Mau Dibongkar: Dapat Listrik atau Cuma Lubang?
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Kamis, 10 September 2026 - 15:15 WIB

FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!

Senin, 7 September 2026 - 20:18 WIB

Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB