Gubernur Jabar Larang Study Tour Tapi Bupati dan Wali Kota Mengijinkan: Kebijakan yang Gak Sinkron, dong?

- Penulis

Minggu, 27 Juli 2025 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi/ pinterest

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi/ pinterest

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengkritik sejumlah wali kota dan bupati yang memperbolehkan kegiatan study tour di tengah kebijakannya yang melarang kegiatan tersebut.

Dedi menilai kebijakan memperbolehkan study tour tidak memiliki landasan akademik serta dinilai bermoral menjadikan anak sebagai barang dagangan.

“Ada beberapa wali kota dan bupati yang menjadi tujuan wisata yang dibungkus oleh study tour mengalami kegelisahan sehingga cenderung untuk memberlakukan kembali study tour di sekolah sekolah dengan berbagai catatan,” ujar Dedi Mulyadi seperti dikutip dari laman Instagramnya, Sabtu (26/7/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengatakan, menjadikan anak sekolah sebagai objek peningkatan kunjungan pariwisata merupakan tindakan tidak memiliki landasan akademis dan bermoral. Sebab, anak sekolah tidak boleh menjadi objek ekonomi dan lainnya.

Baca Juga :  Gubernur Jabar 'Copoti' Kepala Sekolah Gegara Study Tour, Warganet: Bapak tega melenyapkan kesempatan itu!

“Kenapa, anak sekolah tidak boleh menjadi objek ekonomi itulah saya melarang mereka menjadi objek jual beli LKS, objek jual beli buku, objek jual beli seragam karena sudah menjadikan mereka sebagai barang material dan menjadikan eksploitasi untuk mendapatkan keuntungan,” paparnya.

Menurut Dedi, bagi dirinya pendidikan harus terbebas dari tindakan eksploitatif. Ia memberi saran wali kota dan bupati apabila ingin menaikkan kunjungan wisatawan maka beberapa hal harus dilakukan.

“Satu tingkatkan kebersihan kotanya atau kabupatennya, tingkatkan estetika kabupaten dan kotanya tidak boleh ada bangunan kumuh sungai harus tertata dan heritage terjaga estetikanya dengan baik,” kata dia.

Baca Juga :  Gubernur Dedi 'Ngamuk', Tegas Larang Study Tour hingga Ratusan Kepala Sekolah Terancam Dicopot

Dedi pun, mengimbau agar pemandu wisata harus dikembangkan dengan baik, membangun keamanan dalam lingkungan tempat yang dikunjungi. Dedi mengatakan apabila semua daerah berhasil menata wilayah, bersih dan pedagang jujur serta tidak ada pungutan liar maka akan muncul rasa nyaman di kalangan wisatawan.

Selain itu, infrastruktur harus dibangun agar tidak terjadi kemacetan saat musim kunjungan. “Kalau semua dikembangkan oleh bupati dan wali kota jangan khawatir wisatawan akan datang berbondong-bondong kenapa karena merasa nyaman,” kata dia.

Untuk diketahui, sejumlah kepala daerah di Jawa Barat kembali mengizinkan sekolah menggelar kegiatan study tour. Mereka adalah Wali Kota Bandung, Wali Kota Cirebon, dan Bupati Bandung. (Red)

Referensi: Republika.co.id dan TribunJabar.id

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Balon Wonosobo Disorot, Saat Ikon Budaya Bersinggungan dengan Program Politik
Daftar Calon Gubernur Bank Indonesia Pilihan Prabowo
Ronda Adat Manggarai Iringi Final KBCK Independen Cup, Gapura FC VS Langa FC
Kepala Daerah Pecah Kongsi, Wacana Pilkada Tanpa Wakil Kembali Mencuat
Empat Cabang Istimewa Desak PBNU Susun Peta Jalan Ekonomi Menuju Muktamar Ke-35
Yeww… Febrie Adriansyah Merasa Dikriminalisasi, Pakar Hukum: Buktikan di Pengadilan!
China Masuk Madura! Pulau Garam Disiapkan Jadi Pusat Industri Baru Jawa Timur?
Lulusan SMK Paling Banyak Menganggur, Kok Bisa?
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:23 WIB

Festival Balon Wonosobo Disorot, Saat Ikon Budaya Bersinggungan dengan Program Politik

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Daftar Calon Gubernur Bank Indonesia Pilihan Prabowo

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Ronda Adat Manggarai Iringi Final KBCK Independen Cup, Gapura FC VS Langa FC

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Kepala Daerah Pecah Kongsi, Wacana Pilkada Tanpa Wakil Kembali Mencuat

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Empat Cabang Istimewa Desak PBNU Susun Peta Jalan Ekonomi Menuju Muktamar Ke-35

Berita Terbaru

KILAS GLOBAL

Ratusan Diaspora Indonesia di Tunisia Semarakkan HUT RI ke-81

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:10 WIB