Perdana, Penerbangan Semarang-Kuala Lumpur Bisa dari Bandara Ahmad Yani! Orang Jateng Tak Perlu Pusing ke Malaysia

- Penulis

Kamis, 19 Juni 2025 - 00:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Maskapai AirAsia. (dok istimewa)

Maskapai AirAsia. (dok istimewa)

SUARAMUDA, SEMARANG — Upaya Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengembalikan status internasional Bandara A Yani Semarang benar-benar membuahkan hasil.

Penerbangan perdana dijadwalkan pada 5 September 2025 dan tiket mulai dijual pada hari ini Rabu 18 Juni 2025.

Adalah AirAsia, maskapai pertama yang berhasil digandeng. AirAsia menetapkan rute Kota Semarang-Kuala Lumpur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jadwal penerbangan setiap hari. Berangkat dari Kota Semarang pukul 11.15 dan tiba di Kuala Lumpur 14.40, kemudian jadwal penerbangan dari Kuala Lumpur pukul 9.25 dan tiba di Semarang pukul 10.35.

“Penerbangan mulai 5 September 2025. Tapi hari ini tiket sudah bisa dibeli, mulai Rp 760 ribu,” kata Gubernur Ahmad Luthfi usai menerima kunjungan dari AirAsia dan Bandara A Yani di ruang kerja, Rabu 18 Juni 2025.

Baca Juga :  Popda Jateng Dibuka, 4000 Peserta 'Gas Pol' Banjiri Semarang

Hadir di acara tersebut, Head Network and Airport Authority AirAsia, Edwin, GM Bandara A Yani Fajar Purwawidada dan didampingi Dishub Jateng.

Scoot Buka Rute Semarang-Singapura

Selain AirAsia, lanjut Luthfi, maskapai Scoot juga akan membuka rute penerbangan Kota Semarang-Singapura.

Saat ini sedang dilakukan percepatan dan diperkirakan penerbangan pertama akan dibuka pada rentang waktu September-Desember 2025.

“Saya kira banyak yang sudah menunggu penerbangan internasional ini. Apalagi ini sebagai salah satu langkah mengembangkan pariwisata dan investasi,” ujar Luthfi.

Head Network and Airport Authority AirAsia, Edwin, mengatakan, pihaknya menjadi maskapai pertama setelah Bandara A Yani dibuka untuk penerbangan internasional lagi.

Kebijakan ini sudah didasarkan pada potensi industri yang tinggi dan daya beli masyarakat Kota Semaran yang tinggi.

Pihaknya juga mengungkapkan, rute Semarang-Kuala Lumpur bisa jadi bukan satu-satunya.

Baca Juga :  Kemenag Terbitkan Edaran Panduan Makan Bergizi Gratis di Lingkungan Pesantren

Saat ini juga sedang dilakukan studi untuk membuka rute Semarang ke Vietnam dan Thailand.

“Penang (Malaysia) juga menarik, Bangkok juga. Karena orang indonesia suka ke Thailand dan Thailand ke Borobudur juga punya koneksi. Tapi ini masih kita pelajari,” kata Edwin.

Sementara itu, GM Bandara A Yani, Fajar Purwawidada, mengatakan, pihaknya juga fokus untuk membantu membuka rute-rute internasional yang baru.

Selain Malaysia dan Singapura, potensi menuju Vietnam dan Thailand juga besar.

Dengan banyaknya kawasan industri di Jateng maka potensi penerbangan lainya adalah Semarang-China. Lantaran hal ini pernah dilakukan tahun 2019 saat sebelum pandemi.

“Selan AirAsia yang sudah pasti Scoot Airlines antara September-Desember. Prosesnya sama dengan AirAsia. Rute Semarang-Singapura,” kata Fajar. (*)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB