Solidaritas Lewat Layar: Sentanu Land dan Mozaik Parung Panjang Ajak Peduli Palestina dengan Program Nonton Bareng Film Hayya 3: GAZA

- Penulis

Senin, 16 Juni 2025 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, BSD, TANGERANG – Ratusan masyarakat dari berbagai komunitas, termasuk anak-anak yatim piatu binaan Komunitas Parung Panjang, berkumpul di CGV Teras Kota BSD untuk mengikuti acara nonton bareng film Hayya3: Gaza.

Acara ini digelar oleh komunitas Mozaik Parung Panjang sebagai bentuk kepedulian terhadap rakyat Palestina yang tengah menghadapi krisis kemanusiaan berkepanjangan.

Film Hayya3: Gaza adalah sekuel dari film Hayya: The Power of Love 2 dan Hayya 2: Hope, Dream & Reality. Film ini disutradarai oleh Jastis Arimba dan dibintangi oleh Cut Syifa, Amna Shahab dan Oki Setiana Dewi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hayati Ayatillah selaku penulis naskah dari film tersebut juga turut hadir menyemarakkan acara Nobar di CGV.

Film ini membawa penonton menyelami langsung luka, harapan, dan perjuangan rakyat Palestina dari sudut pandang yang manusiawi dan menyentuh.

Dalam sesi diskusi singkat, Hayati mengungkapkan proses kreatif penulisan naskah yang berangkat dari riset mendalam dan refleksi spiritual terhadap konflik di tanah Palestina.

Ia menegaskan bahwa setiap adegan disusun bukan hanya sebagai karya sinema, melainkan sebagai bentuk perlawanan naratif terhadap ketidakadilan.

Sentanu Land menjadi salah satu pendukung utama dalam acara ini. Melalui alokasi dana CSR, Sentanu turut mendukung penuh terselenggaranya acara sekaligus menyalurkan donasi kemanusiaan untuk saudara-saudara di Gaza.

Baca Juga :  Gubernur Jabar 'Copoti' Kepala Sekolah Gegara Study Tour, Warganet: Bapak tega melenyapkan kesempatan itu!

Selain itu, Sentanu juga merekam dokumentasi sebagai bagian dari kampanye kepedulian, dan menyampaikan pesan solidaritas melalui sambutan CEO Sentanu, Yogi Prasetiyo.

Dalam sambutannya, Yogi menyampaikan bahwa kepedulian terhadap Palestina bukan hanya urusan politik atau agama, tapi urusan hati dan nurani manusia.

“Kami di Sentanu membangun rumah, tapi lebih dari itu, kami ingin membangun nilai. Salah satu nilai penting yang ingin kami rawat dan jaga adalah kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa tragedi yang menimpa Gaza seharusnya membuka mata semua pihak, termasuk dunia usaha, untuk tidak diam.

“Apa yang terjadi di Gaza bukan sekadar konflik. Itu adalah penjajahan, dan kita tidak boleh bersikap netral dalam ketidakadilan. Saat kita hidup dengan kenyamanan dan keamanan, maka kenyamanan itu harus kita gunakan sebagai kekuatan untuk bertindak—untuk hadir, untuk peduli, dan untuk berkontribusi semampu kita, “paparnya.

Yogi juga menekankan bahwa program CSR Sentanu bukan hanya soal penyaluran dana, tetapi juga tentang merawat empati kolektif.

“Sentanu peduli, bukan hanya pada pembangunan fisik, tapi pada nilai-nilai yang menyatukan kita sebagai manusia. Dan Palestina adalah ujian nurani kita hari ini, “tambahnya.

Baca Juga :  Bagaimana Jika Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dihukum Mati Saja?

Acara nobar ini menjadi ruang refleksi sekaligus aksi nyata.

Dalam momen penuh makna ini, juga dilakukan prosesi simbolis penyerahan merchandise dari pihak panitia Mozaik, yang diwakili oleh Ketua Mozaik Parung Panjang, Syarifuddin Ahmad, kepada Sentanu Land, dan diterima langsung oleh CEO Sentanu, Yogi Prasetiyo.

Ini menjadi simbol apresiasi dan kolaborasi yang menguatkan semangat solidaritas dalam acara tersebut.

Selain menonton film, peserta juga diajak untuk berdonasi, membeli merchandise bertema solidaritas, dan menyuarakan keberpihakan terhadap Palestina.

Penyelenggara, peserta, dan mitra pendukung bersepakat bahwa acara seperti ini perlu terus digelar untuk menjaga kesadaran publik.

Dukungan Sentanu Land dalam acara ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terlibat aktif dalam isu-isu kemanusiaan.

Dalam konteks dunia properti, hal ini menjadi pesan penting bahwa pembangunan yang berkelanjutan tidak hanya berbicara soal fisik bangunan, tapi juga tentang membangun nilai-nilai kemanusiaan.

Kepedulian terhadap Palestina bukan soal besar kecilnya kontribusi. Ini tentang keberanian untuk bersuara. Kita mungkin tidak bisa hadir di Gaza secara fisik, tapi kita bisa berdiri bersama mereka lewat doa, donasi, dan aksi nyata.

Sentanu mengajak semua pihak untuk tidak netral dalam penindasan. Karena diam bukan pilihan. (Red)

Penulis: Marina Fauzia

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB