Pusing Gegara Macet Sayung Akibat Rob? Tenang, Kementerian PU Pasang Batas Beton Atasi Mecet

- Penulis

Jumat, 13 Juni 2025 - 08:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, DEMAK — Penanganan banjir rob Sayung, Kabupaten Demak, terus berjalan. Kementerian Pekerjaan Umum mendukung upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memasang pembatas beton atau concrete barier pada U-Turn median jalan Jl Semarang-Sayung KM 9.

Upaya ini memperkuat kebijakan Dishub Jateng yang telah lebih dahulu memasang pembatas water barrier.

Dalam kurun 3 hari ke depan, Water Barrier ini akan diperkuat dengan pembatas beton atau concrete barier yang lebih kokoh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.1 pada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN)Jateng DIY, Iwan Susanto mengatakan dalam kurun 3 hari ke depan water barrier ini akan diperkuat dengan pembatas beton atau concrete barier yang lebih kokoh.

Pembatas dimaksudkan untuk mengendalikan perputaran kendaraan pada ruas tersebut. Ditengarai, U-Turn tersebut menyebabkan kemacetan mengular.

“Kemacetan yang panjang sampai Kaligawe dengan menutup ini, bisa kita atasi. Memang untuk putar balik agak jauh di KM 12, ke U-Turn yang kita sediakan untuk manuver. Mohon masyarakat memahami, kemacetan akan kita urai dan kita selalu analisis supaya kemacetan ini bisa terurai dan masyarakat bisa aman dan nyaman melewati Sayung ini,” ujarnya, Kamis (12/6/2025).

Baca Juga :  Rob Demak Semakin Parah, Begini Respon Hindun Anisah

Dijelaskan, nantinya water barrier milik Dishub Jateng yang terpasang akan diganti dengan pembatas beton atau concrete barier. Tujuannya, agar tidak bisa digeser dengan mudah dan lebih kokoh.

Iwan menyebut, penggantian water barrier dengan pembatas beton akan dilakukan bilamana U-Turn baru telah rampung dibuat.

Sehingga, masyarakat Sayung lebih mudah menuju ke Semarang. Ia menyebut, pengerjaan median putar balik baru berada titik 8/100, di depan gapura dekat perbatasan Semarang-Demak.

“Biasanya kan water barier ya bisa digeser geser, tapi kita gunakan concrete barier yang memang agak berat ketika akan digeser oleh warga. Jadi nanti akan dianalisis sebulan dua bulan, apakah ini bisa mengurai Kemacetan. Kalau bisa mengurai kemacetan dan berhasil kita akan permanenkan median ini,” tuturnya.

Baca Juga :  Persari dan Persami MI NU 71 Unggulan Karanganom Weleri Berlangsung Meriah, Anak-Anak Antusias Ikuti Kegiatan Api Dharma

Terkait rencana penyampaian aspirasi warga, tentang rob yang akan dipusatkan di ruas tersebut, Iwan mengatakan, tidak mempermasalahkan hal itu. Menurutnya, setiap warga bebas menyampaikan aspirasi, sesuai dengan perundang-undangan.

Menurutnya, penutupan U-Turn di depan Polytron sudah melalui kajian tertentu.

Perlu diketahui, sejak Rabu (11/6/2025) Pemprov Jateng melalui Dishub Jawa Tengah melakukan rekayasa jalan di U-Turn depan Pabrik Polytron, Jl Semarang-Sayung.

Rekayasa dilakukan dengan memasang water barier pada area yang biasa digunakan untuk kendaraan putar balik.

Kepala Dishub Jateng Arief Djatmiko mengatakan, median penutupan U-Turn tersebut dilakukan dengan pertimbangan, untuk memperlancar arus kendaraan. Selain memberi Water Barrier, petugas juga disiagakan untuk mengatur lalu lintas. (*)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
MUI Jateng Punya “Skuad” Baru: Banyak Profesor, Siap Jadi Cooling System di Tengah Dinamika Zaman
Demi Rp5,3 Triliun, Perut Gunung Ungaran Mau Dibongkar: Dapat Listrik atau Cuma Lubang?
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Kamis, 10 September 2026 - 15:15 WIB

FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!

Senin, 7 September 2026 - 20:18 WIB

Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB