Terbaru! Rusia Buka Peluang Pelajari Bahasa Rusia Bagi Personil TNI

- Penulis

Selasa, 20 Mei 2025 - 09:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, JAKARTA — Perwakilan Kedutaan Besar Rusia dan Rumah Rusia di Jakarta belum lama ini melakukan kunjungan penting ke Pusat Pendidikan Bahasa Kementerian Pertahanan RI.

Pertemuan ini menandai babak baru dalam kerja sama bilateral—peluncuran program khusus pembelajaran Bahasa Rusia bagi personel militer Indonesia.

Pentingnya penguasaan Bahasa Rusia bagi Indonesia mencakup berbagai aspek strategis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam konteks kerja sama pertahanan, di mana Rusia merupakan mitra strategis penyedia alutsista modern, kemampuan berbahasa Rusia menjadi keterampilan kunci bagi tentara Indonesia.

Baca Juga :  Drama di PBB! Mic Prabowo Mati Mendadak Saat Bicara Palestina, Tapi Tetap Bikin Geger Aula Sidang!

Ini tidak hanya mempermudah pelatihan di pangkalan militer Rusia dan penguasaan teknologi pertahanan terbaru, tetapi juga mempererat koordinasi antara kedua angkatan bersenjata.

Di luar sektor militer, Bahasa Rusia membuka peluang luas di bidang pendidikan dan teknologi.

Banyak universitas terkemuka Rusia menawarkan beasiswa bagi mahasiswa asing, termasuk program studi di bidang teknologi pertahanan, penerbangan, dan antariksa.

Penguasaan bahasa ini memberikan akses langsung ke berbagai kesempatan studi yang menjanjikan.

Dari segi ekonomi, kemampuan berbahasa Rusia dapat menjadi nilai tambah bagi profesional yang bergerak di bidang energi, perdagangan, dan teknologi tinggi, di mana kerja sama Rusia-Indonesia terus berkembang pesat.

Baca Juga :  Mengapa Awal Bulan November Penting Bagi Rakyat Rusia

“Bahasa Rusia bukan sekadar alat komunikasi, tapi jembatan yang menghubungkan kedua negara, “papar Kepala Rumah Rusia di Jakarta Nikita Shilikov, Rabu (14/5/2025).

Menurutnya, dengan mempelajari Bahasa Rusia, tentara Indonesia dapat memperkuat saling pengertian dan merealisasikan berbagai proyek bersama.

“Program bahasa baru ini merupakan langkah strategis yang akan membawa hubungan Rusia-Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi, menciptakan fondasi kuat untuk kemitraan jangka panjang di berbagai bidang, “ujarnya. (amy)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Iran Tebar Ranjau Lagi di Selat Hormuz, Perang dengan AS Makin Memanas
Prabowo di Rusia: Samudra Pasifik Penghubung, Indonesia Tegaskan Posisi Non-Blok
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Rabu, 9 September 2026 - 07:53 WIB

Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB