Ini Alasan Mengapa Ada Batasan Umur Bagi Pelamar Kerja di Indonesia?

- Penulis

Selasa, 13 Mei 2025 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi melamat kerja (sumber: pinterest)

Ilustrasi melamat kerja (sumber: pinterest)

SUARAMUDA, SEMARANG — Telah menjadi rahasia umum, mencari pekerjaan di Indonesia tidaklah mudah. Betapa tidak? Batasan usia bahkan masih jadi tembok besar bagi banyak pencari kerja di Indonesia.

Banyak lowongan kerja yang menetapkan syarat usia maksimal. Seperti misalnya, usia maksimal 30 tahun atau bahkan 27 tahun. Padahal zaman terus bergerak maju.

Pertanyaan yang muncul, lantas, apakah orang dengan usia 27 tahun up tak boleh meraih pekerjaan yang dicita-citakan? Padahal mereka juga memiliki kompetensi, yang tak kalah dengan pemalar fresh graduate.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jumlah Pelamar Lebih Banyak

Dilansir Kompas.com, Ketua Bidang Ketenagakerjaan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bob Azam menjelaskan, bahwa syarat usia muncul karena jumlah pelamar jauh lebih banyak dibandingkan kuota yang tersedia.

Baca Juga :  Menulis, Tapi untuk Apa? Mencari Makna di Balik Kata yang Tak Lagi Menggetarkan Jiwa

“Misalnya buka lowongan untuk 10 orang tapi yang daftar 1.000 orang. Apa iya 1.000 orang itu harus dites satu-satu? Enggak kan? Makanya perusahaan berpikir, ya sudahlah yang di atas 30 tahun enggak usah melamar,” ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Senin (12/5/2025).

Bob membandingkan dengan kondisi di Singapura. Negara itu jarang mencantumkan batas usia dalam lowongan kerja karena jumlah lapangan kerja jauh lebih besar dari jumlah pencari kerja.

“Di Singapura saja umur 70 tahun juga diterima kerja bersih-bersih karena lapangan pekerjaannya banyak, suplainya sedikit. Jadi persoalannya bukan di soal usia produktif atau tidak, tapi lapangan kerjanya yang terlalu sedikit dibuka di Indonesia,” kata Bob.

Baca Juga :  Mantab, Bro! Po Arimbi Rilis 2 Bus Baru Divisi Pariwisata

Sementara itu, konsultan karier sekaligus pendiri @Jurusanku, Ina Liem, menilai batasan umur sering dibuat karena perusahaan ingin menjaga budaya kerja antar generasi.

Menurut dia, ada perusahaan yang merasa lebih cocok merekrut generasi milenial dibanding Gen Z.

“Namun ada juga perusahaan dunia digital justru lebih suka merekrut generasi Z selain karena bisa dibayar dengan upah yang minimal, gen Z dianggap lebih kekinian dan cocok untuk perkembangan digital,” jelasnya.

Jika demikian, pelamar berusia 27 up yang rata-rata dari kelompok milenial disuruh kerja apa dong? (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
Menyulam Kebhinekaan dalam Irama Borneo
Berita ini 30 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Staycation Seru di Montera Glamping Lembang

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Jumat, 11 September 2026 - 13:22 WIB

TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB