Ketika Janji Politik “Zonk”, Warga Semarang Patungan Benahi Jalan yang Rusak Sudah 20 Tahun

- Penulis

Senin, 5 Mei 2025 - 09:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar: Kompas.com

Gambar: Kompas.com

SUARAMUDA, UNGARAN – Puluhan warga Dusun Clowok, Desa Polobogo, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, melakukan kerja bakti pada Minggu (4/5/2025).

Mereka bergotong-royong memperbaiki jalan yang sudah sekitar 20 tahun rusak, tanpa perbaikan. Mereka pun memperbaiki jalan secara swadaya.

Mereka membawa berbagai peralatan, mulai dari alat pemotong rumput hingga adukan semen untuk menutup lubang-lubang di jalan yang mengganggu kenyamanan berkendara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perbaikan ini mencakup sekitar 2 kilometer jalan, dimulai dari Kebonpete hingga perbatasan dengan Kota Salatiga.

Rusak Sudah 20 Tahun

Baca Juga :  MDS Rijalul Ansor Kendal Dikukuhkan, Dzikir dan Shalawat Jadi Nafas Gerakan

Dari sebuah artikel yang dilansir dari Kompas (4/5/2025) menyebutkan, Kadarismanto alias Aris, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi jalan yang sudah lebih dari 20 tahun tidak ada perbaikan.

“Semenjak diaspal, jalan ini tidak pernah lagi ada pengaspalan ulang. Sudah ada 20 tahun lebih. Penambalan saja tidak maksimal,” ujarnya.

Menurut Aris, kerusakan jalan ini sangat membahayakan keselamatan pengendara lantaran banyaknya lubang yang bisa menyebabkan sejumlah kecelakaan, baik sepeda motor yang terjatuh maupun mobil yang terperosok ke dalam lubang.

“Ini kan jalan kabupaten, sehingga ramai. Ada anak sekolah, orang yang bekerja, sampai mobil niaga, terutama yang mengangkut ayam,” jelas Aris.

Baca Juga :  Taj Yasin Pastikan Seluruh Program Provinsi untuk Menjawab Keinginan Rakyat Jawa Tengah

Ia juga menyoroti kekecewaannya terhadap janji-janji politik yang tidak kunjung terlaksana.

Setiap kali Pemilu, menurutnya, selalu ada janji dari para politisi lokal untuk memperbaiki jalan rusak ini, tetapi tak ada yang terealisasi.

“Kami tak lagi percaya kontrak politik, karena itu sifatnya hanya lima tahunan. Kalau memang ingin membangun, ya pembangunan harus dilakukan secara merata, wilayahnya sama masih di Kabupaten Semarang,” tambah Aris. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
MUI Jateng Punya “Skuad” Baru: Banyak Profesor, Siap Jadi Cooling System di Tengah Dinamika Zaman
Demi Rp5,3 Triliun, Perut Gunung Ungaran Mau Dibongkar: Dapat Listrik atau Cuma Lubang?
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Kamis, 10 September 2026 - 15:15 WIB

FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!

Senin, 7 September 2026 - 20:18 WIB

Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB