Komitmen Jerman Tingkatkan Kualitas Masyarakat Suriah Pasca Konflik Saudara

- Penulis

Minggu, 20 April 2025 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dok Istimewa

Foto: Dok Istimewa

SUARAMUDA, SEMARANG — Hingga pada hari ini, Minggu (20/4/2025) Suriah masih berjuang untuk pulih pasca perang saudara yang menimpa negara tersebut.

Konflik yang berlangsung selama 13 tahun ini telah menyebabkan kerugian 15 miliar dolar AS dan memakan 500.000 korban jiwa. Perang juga menyebabkan 6 juta orang mengungsi ke beberapa negara di sekitar Suriah.

PBB mendesak kedua belah pihak yang berkonflik untuk segara melakukan genjatan senjata, serta seruan kepada seluruh negara anggota untuk membantu pemulihan kembali Suriah pasca konflik saudara.

Pemulihan kembali Suriah menurut PBB diperkirakan memakan waktu hingga 50 tahun.

Jerman melalui Menteri Luar Negerinya, Annalane Baerbock, menyatakan akan mengalokasikan 300 juta euro (sekitar Rp5,3 triliun) untuk membantu masyarakat Suriah.

Bantuan tersebut akan dialirkan langsung kepada masyarakat Suriah melalui PBB serta beberapa organisasi kemanusiaan lainnya.

“Sebagai orang Eropa, kami berdiri bersama rakyat Suriah, demi Suriah yang bebas dan damai, kata Menlu Anna, jelang konfrensi negara-negara donor yang diselenggarakan Uni Eropa di Brussel.

Baca Juga :  Media Global Diundang ke Festival Pemuda Internasional 2026 di Yekaterinburg – Pendaftaran Akreditasi Ditutup 17 Juli

Kementerian Luar Negeri Jerman memberikan keterangan bahwa dana tersebut akan difokuskan untuk penyediaan makanan layak, tempat penampungan darurat, layanan kesehatan, serta perlindungan bagi kelompok yang rentan.

Bantuan tersebut akan dibagiakan kepada masyarakata Suriah yang masih bertahan di daerah konflik, serta kepada beberapa pengungsi yang berada dibeberapa negara seperti Yordania, Lebanon, Irak, dan Turki. (Red)

Penulis: Ilham Wisnu Wardana

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Tegaskan Dukungan Total untuk Palestina, Rekonstruksi Gaza Jadi Komitmen Nyata
Ketika Sepak Bola Bukan Lagi Prioritas: Kenangan Sesungguhnya dari Piala Dunia 2026
Selamat! Akhirnya Spanyol Juara!
Ambisi Inggris di Arktika: Tantangan dari Skotlandia dan Risiko bagi Skandinavia
Wow! China Resmi Tanam Chip Otak Komersial Pertama di Dunia, Siap Saingi Neuralink Elon Musk?
Indonesia dan Armenia Perkuat Kemitraan Industri di Tengah Peringatan 34 Tahun Hubungan Diplomatik
Arktik sebagai Medan Perang Baru: Ketika Isu Lingkungan Jadi Alat Geopolitik
Menperin RI Gelar Rangkaian Pertemuan Bilateral di INNOPROM 2026 dengan Armenia, Belarus, Kazakhstan, Kyrgyzstan, dan Tatarstan
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 23:34 WIB

Indonesia Tegaskan Dukungan Total untuk Palestina, Rekonstruksi Gaza Jadi Komitmen Nyata

Senin, 20 Juli 2026 - 09:38 WIB

Selamat! Akhirnya Spanyol Juara!

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:02 WIB

Ambisi Inggris di Arktika: Tantangan dari Skotlandia dan Risiko bagi Skandinavia

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:58 WIB

Wow! China Resmi Tanam Chip Otak Komersial Pertama di Dunia, Siap Saingi Neuralink Elon Musk?

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:37 WIB

Indonesia dan Armenia Perkuat Kemitraan Industri di Tengah Peringatan 34 Tahun Hubungan Diplomatik

Berita Terbaru

LINTAS AKADEMIKA

Gerak Jalan MTs Muhammadiyah 20 Menongo Makin Solid Jelang HUT RI ke-81

Senin, 27 Jul 2026 - 22:27 WIB