Trump Tuduh Putin Berkomplot dengan Jinping & Kim Lawan AS, Rusia: Halah, Kok Bisa?

- Penulis

Kamis, 4 September 2025 - 09:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: CNN Indonesia

Foto: CNN Indonesia

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Drama geopolitik makin panas. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin heboh lagi dengan tuduhan kalau Vladimir Putin (Rusia), Xi Jinping (China), dan Kim Jong Un (Korea Utara) lagi “main bareng” untuk melawan AS.

Tapi, Kremlin langsung angkat bicara. Lewat ajudan kebijakan luar negerinya, Yuri Ushakov, Rusia membantah keras tudingan itu.

“Tidak ada konspirasi, tidak ada rencana rahasia. Nggak ada satupun dari ketiga pemimpin itu yang mikir ke arah sana,” tegas Ushakov, dikutip Reuters.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Trump Nyindir di Medsos

Seperti biasa, Trump melontarkan sindiran pedas lewat media sosial. Ia menyoroti parade militer raksasa di Beijing pada Rabu (3/9). Menurutnya, parade itu jadi ajang unjuk gigi sekaligus momen yang bikin curiga.

Baca Juga :  Makin Rumit! Israel Juga Serang Markas Hizbullah di Lebanon

Trump bahkan bertanya-tanya, apakah Xi Jinping akan menyinggung peran AS yang dulu ikut membantu China keluar dari cengkeraman penjajah.

“Banyak warga Amerika gugur demi perjuangan China meraih kebebasan dan kejayaan,” tulis Trump dengan nada getir.

Tak berhenti di situ, Trump juga menyenggol kehadiran Putin dan Kim Jong Un di parade tersebut.

Dengan gaya khasnya yang sarkastis, ia menulis: “Mohon sampaikan salam hangat saya kepada Vladimir Putin dan Kim Jong Un, yang sedang berkonspirasi melawan Amerika Serikat.”

Parade Super Megah di Beijing

Biar nggak salah paham, parade yang dimaksud Trump adalah perayaan Hari Kemenangan ke-80 tahun atas agresi Jepang dan Perang Dunia Anti-Fasis. Acara itu jadi salah satu parade militer terbesar China dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga :  Begini Rusia Bangun Krimea Paska Gabung dalam Wilayah Federasi

Deretan tamu penting hadir, mulai dari Putin, Kim Jong Un, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, hingga Presiden Indonesia Prabowo Subianto.

China pun pamer kekuatan: jet tempur terbaru, rudal hipersonik, sampai sistem pertahanan rudal canggih ikut ditampilkan.

Jadi, Siapa yang Lebay?

Trump menilai kebersamaan Putin, Xi, dan Kim sebagai sinyal “komplotan” anti-AS. Tapi Rusia menepis tuduhan itu habis-habisan.

Publik pun dibuat bertanya-tanya: ini beneran ada manuver geopolitik serius, atau Trump cuma lagi pasang jurus sarkas khasnya? (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Iran Tebar Ranjau Lagi di Selat Hormuz, Perang dengan AS Makin Memanas
Prabowo di Rusia: Samudra Pasifik Penghubung, Indonesia Tegaskan Posisi Non-Blok
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Rabu, 9 September 2026 - 07:53 WIB

Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB