Tur ASEAN, Mengapa Xi Jinping Tak Kunjungi Indonesia Saat Perang Dagang dengan AS?

- Penulis

Senin, 14 April 2025 - 12:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto berjabat tangan dengan Presiden China Xi Jinping/ dok. istimewa

Presiden RI Prabowo Subianto berjabat tangan dengan Presiden China Xi Jinping/ dok. istimewa

SUARAMUDA, SEMARANG – Di tengah perang dagang dengan Amerika Serikat, Presiden China Xi Jinping justru memulai tur ke tiga negara di kawasan Asia Tenggara.

Dilansir CNN Indonesia, Senin (14/4/2025), Xi akan memulai lawatannya ke Vietnam, dilanjutkan dengan Malaysia, dan kemudian Kamboja.

Tur tiga negara ASEAN ini menjadi perjalanan luar negeri pertama Xi di tahun 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Vietnam adalah pengimpor produk China terbesar di Asia Tenggara dengan nilai impor sebesar $161,9 miliar (sekitar Rp2,7 kuadriliun).

Lalu kedua, Malaysia, dengan nilai impor sebesar $101,5 miliar (sekitar Rp1,7 kuadriliun) pada 2024.

Xi akan berada di Vietnam pada Senin dan Selasa (15/4). Vietnam telah lama menjalankan “diplomasi bambu”, yang berusaha menyeimbangkan hubungan baik Hanoi dengan negara-negara besar seperti Amerika Serikat dan China.

Baca Juga :  Mantap! Bonus Rp260 Juta Siap Menanti Atlet Jateng Peraih Medali Emas

Sementara dengan Kamboja, China mengucurkan miliaran dolar dalam bentuk investasi infrastruktur selama masa kepemimpinan Presiden Kamboja Hun Sen.

Relasi China dan Malaysia juga sangat baik karena Tiongkok merupakan mitra dagang terbesar Negeri Jiran selama 15 tahun berturut-turut.

Mengapa Xi Tak ke Indonesia?

Presiden Xi bahkan dikabarkan telah bertukar pikiran dengan Presiden RI Prabowo Subianto, Minggu (13/4/2025), lewat sambungan telfon.

Kedua pemimpin negara juga saling mengucapkan selamat atas peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan China.

Dilansir dari Xinhua, pada kesempatan itu, Xi mengatakan kepada Prabowo bahwa Indonesia dan China telah mencapai kemajuan luar biasa dalam hubungan bilateral dan persahabatan bangsa.

Baca Juga :  PM Irak Bilang, Konflik di Timur Tengah Bisa Dicegah dengan Hentikan Israel

“Sebagai negara berkembang utama dan anggota penting dari Global South, kerja sama antara China dan Indonesia memiliki signifikansi strategis dan pengaruh global,” kata Xi.

Dalam percakapan tersebut, Xi juga menyampaikan bahwa dirinya sangat mementingkan perkembangan hubungan China-Indonesia. Ia mengaku siap untuk menjalin kerja sama lebih dalam dengan Prabowo serta siap memperkuat koordinasi strategis multilateral.

Prabowo berujar Indonesia dan China telah menjalin persahabatan dan kerja sama bilateral yang kuat dalam “lima pilar” politik, ekonomi, pertukaran masyarakat dan budaya, urusan maritim, serta keamanan.

Prabowo pun berharap kedua negara dapat terus memperdalam kerja sama dan memperkuat persahabatan antarbangsa sehingga memberikan kontribusi positif bagi perdamaian dan stabilitas dunia. (Red/ CNN Indonesia )

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 13 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB