Tekan Angka Kecelakaan, 3 Institusi Ini Pasang Pembatas Jalan-Rumbles Strip di Tikungan Salak

- Penulis

Minggu, 13 April 2025 - 06:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, LANGKAT – Pembatas jalan (water road barrier) dan rumbles strip dipasang di titik rawan kecelakaan (blackspot) tikungan Salak, Dusun Pamah Semelir, Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Jumat (11/4/2025) lalu.

Ada 3 institusi yang melakan tugas ini, yakni Dinas Perhubungan Sumatera Utara, Dinas Perhubungan Kabupaten Langkat dan Polres Binjai.

Pemasangan ini adalah intervensi awal untuk mencegah kecelakaan berulang di tikungan Salak, paska peristiwa tragis mobil terjun ke jurang, Senin (7/4/2025) lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemasangan water barrier dan rumbles strip ini adalah bentuk antisipasi dalam mencegah kecelakaan berulang di titik rawan,” ujar Kadishub Sumut, Dr. Agustinus Panjaitan, saat meninjau lokasi.

Baca Juga :  Sandiaga Uno Akui Takjub Saat Kunjungi Kampung Heritage Kayutangan Malang

Sebelum memasang pembatas jalan, terlebih dahulu dilakukan pembentengan tepian jurang dengan ban-ban bekas truk yang dijalin dengan rantai baja.

Langkah ini dilakukan untuk memperkuat area penyangga agar water barrier tidak mudah bergeser atau lepas saat menahan benturan kendaraan.

Sementara itu, rumbles strip juga dipasang beberapa meter sebelum tikungan tajam sebagai peringatan dini kepada pengendara untuk menurunkan kecepatan, termasuk rambu peringatan turunan tajam sebelum blackspot tersebut.

Kombinasi fasilitas keselamatan ini diharapkan bisa menurunkan risiko kecelakaan lalu lintas berulang di lokasi tersebut.

Baca Juga :  Keren, Unwahas Boyong 11 Medali di Ajang ASEAN University Games 2024

Dari aspek geometrik jalan, alinyemen vertikal dan horizontal pada lokasi kejadian sangat ekstrim, turunan tajam yang cukup panjang dan beberapa belokan tajam, sehingga potensi kecelakaan di ruas jalan tersebut cukup tinggi.

Untuk selanjutnya, Dishubsu akan merencanakan pemasangan Guardrail (pagar pengaman jalan) pada beberapa lokasi tikungan dan jurang pada lokasi tersebut.

Pemasangan ini merupakan wujud kolaborasi lintas sektor antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan kepolisian dalam menciptakan jalan yang lebih berkeselamatan bagi masyarakat dan penggunaan jalan. (*)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB