Menyoal Ketidakmerataan Akses dan Layanan Pendidikan di Indonesia

- Penulis

Jumat, 21 Maret 2025 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Hilmi Yusuf Irfanto, Mahasiswa Prodi Pendidikan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Yogyakarta

Hilmi Yusuf Irfanto, Mahasiswa Prodi Pendidikan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Yogyakarta

SUARAMUDA, SEMARANG — Kurangnya pemerataan pendidikan di Indonesia merupakan permasalahan kompleks yang mempengaruhi kualitas sumber daya manusia dan berpotensi menghambat kemajuan bangsa.

Dalam konteks Pancasila, ketidakmerataan ini bertentangan dengan nilai-nilai keadilan sosial dan persatuan.

Salah satu penyebab utama adalah infrastruktur pendidikan yang tidak memadai, terutama di daerah terpencil, di mana akses menuju sekolah sulit dan sarana belajar masih sangat terbatas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, kualitas tenaga pengajar yang tidak merata menjadi faktor penting, dengan banyak guru di daerah pelosok yang belum memenuhi kualifikasi yang memadai.

Kondisi sosial-ekonomi juga berperan besar, di mana banyak anak dari keluarga kurang mampu terpaksa meninggalkan sekolah demi membantu perekonomian keluarga.

Baca Juga :  Pengaruh Karakter Anak Terhadap Prestasi Akademik
POV: Kondisi siswa sekolah dasar yang belajar di bangunan yang apa adanya. (Sumber: Pinterest)

Dampak yang Panjang

Ketidakmerataan pendidikan memiliki dampak jangka panjang yang serius, terutama dalam menciptakan kesenjangan sosial dan memperburuk siklus kemiskinan.

Tanpa akses pendidikan yang merata, banyak masyarakat di daerah kurang beruntung akan terus terjebak dalam keterbelakangan, yang pada akhirnya berdampak pada rendahnya tingkat literasi dan keterampilan generasi muda.

Hal ini juga berpengaruh terhadap daya saing Indonesia di tingkat global. Oleh karena itu, reformasi sistem pendidikan menjadi hal yang mendesak untuk dilakukan.

Upaya yang dapat dilakukan meliputi peningkatan infrastruktur sekolah di daerah terpencil, peningkatan kualitas guru melalui pelatihan berkelanjutan, serta pemberian bantuan ekonomi bagi keluarga miskin agar anak-anak mereka dapat tetap bersekolah.

Baca Juga :  Perkembangan Teknologi Smartphone: Antara Kebutuhan dan 'Fomo' Berlebihan

Dalam perspektif Pancasila, pemerataan pendidikan harus didasari oleh nilai-nilai keadilan sosial dan persatuan.

Pendidikan yang merata akan memastikan bahwa setiap anak Indonesia mendapatkan hak yang sama dalam memperoleh ilmu pengetahuan dan keterampilan, sehingga dapat berkontribusi bagi masa depan bangsa.

Dengan mewujudkan sistem pendidikan yang lebih inklusif dan berkualitas, Indonesia dapat menciptakan generasi yang lebih berdaya saing, cerdas, dan memiliki moral yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Penulis: Hilmi Yusuf Irfanto, Mahasiswa Prodi Pendidikan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Yogyakarta

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menghemat Anggaran, Menekan Food Waste: Kantin Sekolah adalah Jalan Tengah MBG
Filosofi “Haha-Hihi” Purbaya: Belajar Tenang di Tengah Badai
Membaca dan Memahami: Jalan Menuju Keselamatan
Membaca Nalar Logis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 282/PUU-XXIII/2025: Lembaga Negara Tidak Memiliki Perasaan Seperti Manusia
Profesionalisme: Seni Beradaptasi di Lingkungan Kerja
Palu Arit dan Bulan Bintang: Jalan Sunyi Sang Bolsyewik Mengawinkan Dua Poros Besar
Di Balik Tenda Pengungsian, Ada Rasa Aman yang Harus Dijaga
Menjaga Gunung Ungaran, Menimbang Masa Depan Energi Kabupaten Semarang
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:50 WIB

Menghemat Anggaran, Menekan Food Waste: Kantin Sekolah adalah Jalan Tengah MBG

Jumat, 18 September 2026 - 18:53 WIB

Filosofi “Haha-Hihi” Purbaya: Belajar Tenang di Tengah Badai

Kamis, 17 September 2026 - 08:25 WIB

Membaca dan Memahami: Jalan Menuju Keselamatan

Kamis, 10 September 2026 - 07:34 WIB

Membaca Nalar Logis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 282/PUU-XXIII/2025: Lembaga Negara Tidak Memiliki Perasaan Seperti Manusia

Selasa, 8 September 2026 - 08:49 WIB

Profesionalisme: Seni Beradaptasi di Lingkungan Kerja

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB